Senin, 27 Juli 2026

Wali Kota Resmikan Gereja Katolik Stasi ST Paulus Pasar Baru

Administrator - Senin, 18 April 2016 09:02 WIB
Wali Kota Resmikan Gereja Katolik Stasi ST Paulus Pasar Baru

Medan | SUMUT24

Baca Juga:

Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi meresmikan Gereja Katolik Stasi Santo Paulus Pasar Baru di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Titi Rante, Kecamatan Medan Baru, Sabtu (16/4). Diharapkan gereja ini nantinya menjadi sumber dari kajian agama Nasrani, sebagai tempat melakukan peribadatan,  serta tempat membina umat Kristiani, khususnya generasi muda.

Peresmian gereja ini turut dihadiri Bupati Pakpak Barat, Drs Remigo Yolanda Brutu MM, Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung, anggota DPRD Medan, Drs Maruli Tarigan, Uskup Agung Medan, Monsinyur Anicetus B Sinaga, Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic, serta Lurah Titi Rante, Bona Manuel Tarigan serta seluruh jemaat gereja.

“Hal ini sesuai dengan visi Kota Medan yakni menjadi kota masa depan yang multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera dan religius. Saya juga berharap gereja ini nantinya akan selalu terbuka terhadap generasi muda dan melakukan pembinaan karakter agar generasi muda Kota Medan, khususnya yang beragama Kristiani tumbuh dalam pilar keimanan yang kokoh dan terhindar dari perbuatan tercela seperti narkoba,” kata Wali Kota.

Eldin mengingatkan, peredaran narkoba saat ini sudah dalam tahap mengkhawatirkan, korbannya pun sudah dari segala lapisan usia. Untuk itu mantan Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Medan ini, mengajak seluruh jemaat yang hadir untuk menjaga dan melindungi diri serta keluarganya dari bahaya narkoba.

Pembangunan gereja ini memakan waktu 4 tahun, awalnya biaya yang digunakan  Rp.1,3 miliar. Namun  ketika proses pembangunan berjalan,  biaya yang dibutuhkan meningkat menjadi Rp2,4 miliar. Peningaktan biaya ini terjadi karena panitia pembangunan terus melakukan renovasi agar gereja semakin lebih baik lagi.

Di peresmian gereja tersebut, Uskup Agung Medan menyerahkan jam tangan yang dipakainya untuk dilelang guna menambah biaya pembangunan gereja. Setelah lelang dilakukan, jam tangan itu dihargai Rp6 juta. Setelah itu giliran Bupati Pakpak Barat mendatangi satu persatu jemaat dengan membawa keranjang sumbangan agar rela menyisihkan uang untuk membantu kekuarangan biaya pembangunan gereja. (W07)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ribuan Warga Padati Reses Anggota DPRD Kota Medan Antonius Tumanggor, Persoalan Banjir hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan Utama
Jelajahi Pesona Simalungun di PRSU 2026, Kenalkan Deretan Destinasi Wisata Andalan
Balerong Silek Tuo Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya Minangkabau.
Sidak Ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kadis Kesehatan Labuhanbatu Silahkan Tenaga Medis "Hengkang" Jika Tidak Bisa Bekerjasama
Bupati Taufik Hadiri Pembukaan Rakerda PAN Asahan, Tekankan Sinergi Demi Kemajuan Daerah Menuju Pemilu 2029
Ketum TMI Don Muzakir: Diklat Tani Merdeka Sumatera I Siapkan Kader Penggerak Swasembada Pangan dan Dukung Program MBG
komentar
beritaTerbaru