Pemkab Asahan Tambah Titik Layanan Kependudukan, Warga Aek Kuasan Tak Perlu Lagi Jauh ke Kisaran
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan terus berupaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan per
News
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Dalam meningkatkan kualitas para pengemudi. Pemerintah dan Polri maupun pemangku kepentingan lainnya seyogyanya bersama-sama membentuk safety driving centre(SDC) dan safety riding centre (SRC).
Sebab, SDC/SRC nantinya dapat membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat,menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan dan membangun budaya tertib berlulintas. Demikian dikatakan Pemerhati Lalulintas, Jimmy Udjaja saat dihubungi via selular, Selasa (12/4)
Dengan kehadiran SDC/SRC masih dikatakannya dapat memberikan standar bagi penguji SIM, petugas-petugas polisi. Petugas Pam VVIP/VIP, Driver VVIP/VIP, Insruktur sekolah mengemudi, Pengemudi profesi, Hobby serta bagi calon pengemudi.
Disinggung tentang SIM, Jimmy menjelaskan kalau penerbitan SIM adalah proses ujian. Sehingga SIM bukannya mahal/murah dan bukan bagian dari bisnis jual beli melainkan bagian edukasi, training, akuntabilitas untuk mewujudkan dan memelihara lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar.
“Tatkala hal-hal tersebut diabaikan maka sebenarnya sedang disiapkan jagal-jagal di jalan raya dan calon-calon untuk dijagal di jalan raya,” terangnya
Lanjutnya, SIM adalah bentuk legitimasi kompetensi, yang menunjukan adanya previlage/hak istimewa yang diberikan oleh negara kepada seseorang yang telah lulus uji baik administrasi, teori, simulasi, dan praktek.
Sehingga yang bersangkutan dianggap telah memiliki pengetahuan tentang hukum, aturan, peraturan, perundang-undangan, kemanusiaan, teknis dasar kendaraan bermotor serta memiliki ketrampilan mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya serta memiliki kepekaan dan kepedulian akan keselamatan baik bagi dirinya dan orang lain.
Oleh sebab itu masih dikatakannya lagi untuk memperoleh SIM wajib diuji oleh penguji SIM, yg memiliki standar kompetensi. Dan Penguji SIM adalah petugas kepolisian atau PNS yang bekerja di kepolisian (dibidang pengujian SIM) yangmemiliki kompetensi yang sudah disertifikasi.
Sejalan dengan hal itu, maka upaya membangun budaya tertib berlalulintas dan upaya meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas salahsatunya adalah dengan menyusun norma, standar, prosedur dan kriteria (NSPK) bagi penyelenggaraan sekolah mengemudi.
Sebab, pendidikan keselamatan diajarkan sepanjang hayat dan dimulai sejak kecil sehingga kesadaran berlalu lintas, peka dan peduli serta bertanggungjawab akan keselamatan pada dirinya maupun orang lain. Kepekaan dan kepedulian serta rasa tanggungjawab tatkala berlalulintas menjadi kebiasaan yang menjadi kebutuhan bukan karena keterpaksaan / karena ketakutan.
Kesadaran inilah yang perlu ditanamkan sehingga membudaya bagi masyarakat. ” Pendidikan keselamatan merupakan kepedulian dan kecintaan akan manusia sebagai aset utama bangsa agar tidak menjadi korban sia-sia di jalan raya.
Untuk itu dirinya menganjurkan agar para stake holder di bidang lalu lintas semestinya memiliki rasa bertanggung jawab atas meninggal dan cacatnya para pengguna jalan, yaitu dengan menunjukan kebijakan dan tindakan-tindaknya adalah untuk menyelamatkan.(Sdr)
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan terus berupaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan per
News
Medan sumut24.co Satresnarkoba Polrestabes Medan, menggerebek sebuah rumah kos yang jadi gudang pemasok narkoba antar pulau di kawasan Med
Hukum
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
kota
Begal Sadis Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp.900 Ribu
kota
Medan Sumut24.coGubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara untuk terus menj
Politik
Tim Sembilan Kejaksaan Agung Panggil 9 Saksi Terkait Tiga Perkara TPPU Tersangka FA, Enam Mangkir
kota
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
kota
Asahan sumut24.co Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Sy
News
Asahan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pri
Hukum