Minggu, 26 Juli 2026

Pusham Unimed FGD Dengan PWI Sumut

Administrator - Rabu, 06 April 2016 11:14 WIB
Pusham Unimed FGD Dengan PWI Sumut

Medan|SUMUT24 Pusat Studi Hak Azasi Manusia Universitas Negeri Medan (Pusham Unimed) melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Sumatera Utara (PWI Sumut) terkait penelitian tentang media dan pendidikan HAM di gedung PWI Sumut Jalan Adinegoro No.4 Medan, Senin (4/4).

Baca Juga:

FGD yang dipandu langsung Kepala Pusham Unimed Majda El Muhtaj diikuti sejumlah Pengurus PWI Sumut yakni Ketua H Hermansjah SE, Sekretaris Dewan Kehormatan H War Djamil SH, Wakil Ketua Bidang Organisasi Drs Khairul Muslim, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Rizal Rudi Surya SH, Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan Wilfrid B Sinaga SH, Wakil Ketua Bidang Program dan Kerjasama Drs H Agus S Lubis, Sekretaris Edward Thahir S.Sos, Wakil Sekretaris II Jalaluddin, dan Bendahara Zul Anwar Marbun.

Menurut Majda El Muhtaj, penelitian Pusham Unimed difokuskan pada peran strategis PWI dalam pendidikan HAM khususnya di PWI Provinsi Sumut, PWI Kota Binjai, PWI Kabupaten Deli Serdang, PWI Kabupaten Labuhan Batu, PWI Kabupaten Asahan, dan PWI Kota Pematang Siantar.

Tujuan penelitian, kata Majda, pertama untuk mengetahui kondisi pendidikan HAM di PWI Sumut dan di enam PWI Kabupaten/Kota di Sumut. Kedua, untuk mengetahui hambatan, tantangan dan capaian dalam mengimplementasikan relasi media dan pendidikan HAM. Dan ketiga, untuk mengetahui upaya-upaya konkrit yang dilakukan dalam pendidikan HAM.

Untuk pelaksanaan FGD selanjutnya, kata Majda, dijadwalkan dilaksanakan di PWI Kota Binjai 6 April 2016, PWI Kabupaten Deli Serdang 7 April 2016, PWI Kabupaten Labuhan Batu 12 April 2016, PWI Kabupaten Asahan 13 April 2016, dan di PWI Kota Pematang Siantar 14 April 2016.

Menanggapi FGD dalam kaitan penelitian Pusham Unimed dengan studi kasus organisasi profesi PWI, Ketua PWI Sumut H Hermansjah SE sangat menyambut positif.

Herman berharap, hasil penelitian yang nanti akan dibukukan setelah melalui serangkaian FGD yang panjang, dilanjutkan pengolahan data, finalisasi dan penyerahan laporan pada Oktober 2016, kiranya dapat menghasilkan point-point kesimpulan yang dapat direkomendasikan kepada berbagai pihak.

Apalagi, kata Herman, sebagai organisasi profesi tertua dan terbesar di Indonesia, PWI dituntut mampu memperkuat penghormatan dan perlindungan HAM. “Karena relasi media dan HAM sesungguhnya sangat kuat,” katanya. (rel)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
UNPAB Dukung Pelestarian Warisan Pemikiran Bangsa melalui Peluncuran Buku Karya Iskandar, S.T. Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya Suryapalohisme
Jalan Panyabungan–Muara Soma Makan Korban, H. Syahrir Nasution Desak Gubsu Segera Bertindak, Dana Perbaikan Diduga Sudah Ada
H. Ikrom Helmi Nasution Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus MW KAHMI dan FORHATI Sumut 2026–2031
Bahas Penguatan Hubungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Bupati Solok Ikuti Audiensi APKASI Bersama Pimpinan DPR RI
UNPAB Perkuat Kebersamaan dan Profesionalisme melalui Silaturahmi Bulanan Pegawai dan Dosen
Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Bank Sumut Resmi Jadi Mitra Penyalur Program Subsidi Bunga/Margin 0 Persen Pemko Batam
komentar
beritaTerbaru