Lengkapi Mobilitas Kota Medan, Bluebird Prime Hadirkan Pengalaman "Next-Level Comfort"
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
Medan|SUMUT24 Guna mengantisipasi merebaknya penyakit Human Immunodeficiency Virus Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV AIDS) di Kota Medan, Pemko Medan melalui Badan Sosial dan Pendidikan (Sospen) Setda Kota Medan membentuk kelompok kerja (Pokja) komisi penanggulangan HIV AIDS di setiap kecamatan se- Kota Medan.
Baca Juga:
Tujuan dibentuknya Pokja tersebut adalah untuk memberikan pengetahuan serta mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitar sebagai upaya mencegah sekaligus menekan angka peningkatan penyakit HIV AIDS. Pasalnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mencatat sejak Januari 2006 hingga Desember 2018 tercatat sebanyak 6078 jiwa mengidap penyakit tersebut.
“Umumnya, kondisi itu terjadi akibat dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik serta gaya hidup yang menyimpang seperti seks bebas,” Ungkap Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kabag Sosial dan Pendidikan Setda Kota Medan, Khoiruddin saat membuka acara Revitalisasi Pokja Komisi Penanggulangan HIV AIDS kecamatan yang berlangsung di Hotel Antares, Jalan Sisingamangaraja Medan, Selasa (25/6).
Lebih lanjut, Khoiruddin mengatakan sebanyak 256 orang peserta yang berasal dari anggota pokja di 21 kecamatan se-Kota Medan mengikuti Revitalisasi Pokja Komisi Penanggulangan HIV AIDS kecamatan. Melalui kegiatan tersebut, sambungnya, setiap pokja dapat menunjukkan perannya dalam menanggulangi masalah HIV AIDS di kecamatan masing-masing.
‘’Kita semua harus menyadari bahwa kegiatan ini sangatlah penting. Terlebih peran serta kita bagi para generasi muda yang belakangan banyak melakukan dan terjerumus dalam perilaku menyimpang. HIV AIDS bukanlah hal sepele dan kita menyadari bahwa ini menjadi permasalahan besar yang harus sama-sama kita sikapi. Mari tingkatkan sinergitas untuk melakukan yang terbaik,’’ kata Khoiruddin.
Selanjutnya, Khoiruddin kembali menekankan agar dengan terbentuknya komisi perlindungan AIDS Kecamatan di Kota Medan, maka dapat semakin memberikan pembinaan kepada masyarakat. Dan tentunya diperlukan kordinasi yang lebih intensif dan kerja sama yang solid antara komisi perlindungan HIV AIDS Kota Medan dengan pokja penanggulangan HIV AIDS tingkat kecamatan.
“Saya berharap kita semua dapat bersinergi, untuk menyampaikan informasi bahaya AIDS kepada masyarakat. Apalagi tingkat kelurahan dan kecamatan sebagai ujung tombak dalam organisasi pemerintah. Jadi saya ingin kita semua sebagai ujung tombak yang mampu memberikan edukasi tentang pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS. Nantinya kita mampu memberdayakan masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda Kota Medan agar terhindar dari HIV AIDS,” harapnya. (R02)
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
kota
Begal Sadis Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp.900 Ribu
kota
Medan Sumut24.coGubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara untuk terus menj
Politik
Tim Sembilan Kejaksaan Agung Panggil 9 Saksi Terkait Tiga Perkara TPPU Tersangka FA, Enam Mangkir
kota
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
kota
Asahan sumut24.co Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Sy
News
Asahan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pri
Hukum
Asahan sumut24.co Komitmen Satres Narkoba Polres Asahan dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui pemusnahan barang
Hukum
SPBU di Depan Lapangan Segitiga Diduga Jual BBM Subsidi Menggunakan Jerigen Dalam Karung Beras
kota