Minggu, 26 Juli 2026

Radio La Femme 88 FM: Melesat di Tengah Kepungan Pesaing

Administrator - Jumat, 18 Maret 2016 10:15 WIB
Radio La Femme 88 FM: Melesat di Tengah Kepungan Pesaing

Medan|SUMUT24 Di Sumatera Utara ada ratusan stasiun radio menawarkan aneka hiburan dengan genre tertentu untuk memperebutkan loyalitas pendengar. Radio La Femme 88FM justru melesat di tengah kepungan pesaing dan hadir sebagai satu-satunya radio khusus perempuan di Kota Medan.

Baca Juga:

Perempuan dari segi jumlah lebih banyak dari laki-laki. Perempuan itu ada di mana-mana dan memiliki permasalahan yang cukup banyak. Kondisi ini disikapi La Femme 88FM untuk mengakomodir permasalahan perempuan, sebagai strategi menggaet loyalitas pendengar.

“Hal ini yang mendasari kehadiran Radio La Femme 88FM pada Nopember 2005, eksis sebagai stasiun radio perempuan dewasa 25 s/d 39 tahun. La Femme 88FM, bukan hanya untuk didengar, tetapi juga mendengarkan apa keinginan, masukan, kritik, saran hingga informasi yang disampaikan pendengar,” ujar Pimpinan La Femme 88FM Dedy Moningka, Kamis (17/3).

“Posisi pendengar bukan lagi sejajar, tapi menempatkan mereka jauh lebih tinggi. Merekalah bos yang dengan sangat mudah memecat kami. Karena, tidak ada pendengar sama dengan tidak ada iklan. Pemasang iklan baru akan datang setelah terbukti radio kami ada yang mendengarkan.” tegas Dedy yang didampingi penyiar Karin Sabrina.

Kesadaran itu mewajibkan setiap jajaran redaksi atau programming kreatif dalam memilih, memilah, menentukan hingga mengemas materi yang akan disiarkan. “Karena pendengar mudah jenuh dan bosan,” kata Dedy.

Selama 24 jam sehari, sesungguhnya Radio La Femme 88 FM, memuat mata acara telah disesuaikan dengan kebutuhan pendengar. Seperti ProgramBuzzy Morning (penyiar Karin Sabrina), Program Buzzy Afternoon (penyiar Teuku Badai), Program Game of Love (penyiar Audy Rizky), ujar Karin.

Salah program yang menarik dalam momen Pilkada atau Pilgub, yang dicetuskan sejak tahun 2009 adalah “Warung Politik Perempuan”. Program ini menjadi acara yang dinanti pendengar, dikarenakan debat yang cukup seru.

“Ketika kami berbicara musik, Radio La Femme berbicara universal. Semua aliran musik yang berkualitas ada di sini. Mulai dari Pop, Rock, Jazz, Hip-hop, Rnb hingga dance. Kami mempunyai komposisi lagu dimana musik anak negeri mendapatkan tempat yang sejajar dengan musik internasional. Hits musik menjadi tagline kami. Dimana musik-musik terbaik dari masa kemarin, kini dan yang akan datang,” ujar Karin Sabrina mengakhiri..(BS)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
UNPAB Dukung Pelestarian Warisan Pemikiran Bangsa melalui Peluncuran Buku Karya Iskandar, S.T. Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya Suryapalohisme
Jalan Panyabungan–Muara Soma Makan Korban, H. Syahrir Nasution Desak Gubsu Segera Bertindak, Dana Perbaikan Diduga Sudah Ada
H. Ikrom Helmi Nasution Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus MW KAHMI dan FORHATI Sumut 2026–2031
Bahas Penguatan Hubungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Bupati Solok Ikuti Audiensi APKASI Bersama Pimpinan DPR RI
UNPAB Perkuat Kebersamaan dan Profesionalisme melalui Silaturahmi Bulanan Pegawai dan Dosen
Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Bank Sumut Resmi Jadi Mitra Penyalur Program Subsidi Bunga/Margin 0 Persen Pemko Batam
komentar
beritaTerbaru