Ketika China, Kazakhstan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, dan Mesir Satu Suara untuk 100 CTFP di Jalur Sutra Dunia
Ketika China, Kazakhstan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, dan Mesir Satu Suara untuk 100 CTFP di Jalur Sutra Dunia
News
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Bertempat di halaman pesantren Al-Hidayah, Desa Sawit Rejo, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, Muspika Plus Kecamatan Kutalimbaru bersama anak-anak mantan teroris melaksanakan upacara kenaikan bendera merah putih pada HUT-RI ke 73, Sabtu (17/8).
Selain dihadiri para keluarga dan mantan pelaku teroris serta para santri /santriwati yang merupakan anak mantan teroris tersebut, juga dihadiri Direktur BNPT Pusat, Brigjen Pol Drs Herwan Chaidir, Drs Irfan Idris selaku Direktur Radikalisme Pusat, pihak Bapas Kelas I Sumut, sejumlah pelajar SMK I Kutalimbaru, para organisasi kepemudaan Kutalimbaru, para Kades serta Muspika Plus Kecamatan Kutalimbaru. Sedangkan yang mewakili Kapolrestabes Medan, AKBP Zulfikar yang langsung menjadi Irup pada upacara itu.
Sedangkan untuk penggerak bendera pada upacara yang baru kali pertama di laksanakan di lokasi pesantren Al-Hudayah tersbeut langsung dibawakan oleh para santri Al-Hidayah dibawah bimbingan Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesi Sitepu yang sebelumnya menempa para penggerak bendera tersebut.
Direktur Radikalisme, drs Irfan Idris saat dikonfirmasi mengatakan bahwa upacara yang sama berada di dua lokasi, yang pertama di Lamongan dan di Sumatra Utara, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang.
“Kegiatan ini akan terus kita laksanakan untuk memberikan semangat serta nilai juang terus berkobar dengan menjaga NKRI dan Pancasila sebagai idiologi kita. Jadi dengan kegiatan kita ini untuk memberi pengertian kepada masyarakat bahwa jangan asing kan para mantan dan anak-anak kita ini, anak kita ini merupakan penerus bangsa ini, kita dampingi mereka, kita bina mereka agar nantinya tidak ada lagi jaringan atau pihak lain yang mengajak mereka kembali menjadi pelaku. UU No. 5 tahun 2018 jelas mengatakan bahwa mengedepankan upaya cegah. Dan mantan teroris ini hanya terjebak oleh aturan hukum, mereka saudara kita, dan tanpa kita sadari kita juga bisa kena. Ia, sekitar 800 mantan sudah kita tangani,” sebut Idris.
Di sisi lain, Direktur BNPT Pusat, Brigjen Pol Drs Herwan Chaidir merasa terharu dengan drama colosal yang diperankan para santri dan santriwati yang ada di pesantren tersebut.
“Kita telah saksikan aksi dema colosal yang diperankan anak para mantan di pesantren ini, mereka sangat potensial, mereka generasi penerus bangsa ini. BNPT siap terus dibelakang mereka, dan kita akan persentasikan mereka ke Negara untuk terus mengawal mereka. Kita akan terus komunikasi, kita akan datang, kita tidak biarkan mereka berjalan dan berkembang sendiri, kita tidak mau anak kita ini terjerumus seperti orang tua nya dulu, ini tidak boleh dan ini terus akan kawal. Sekali lagi saya sangat terharu dengan adegan yang di peran kan anak kita tadi,” ucap Direktur BNPT itu.
Selain itu, para mantan napi seperti Gazali dan Wage mengatakan, bahwa kemerdekaan ini akan terus di jaga.
“Kemerdekaan NKRI terus dijaga, karena bukan hanya mengorbankan kan air mata, tapi mengorbankan kan darah untuk kemerdekaan RI ini. Kami cinta perdamaian untuk Indonesia yang maju,” ucap mereka.
Kami tau dan sadar, tindakan kami salah, ini hanyalah masalah idiologi, dan kami juga sadari tindakan kami itu tidak benar. Namun intinya, kami berharap kepada pihak BNPT, TNI dan Polri untuk mengingatkan agar tidak ada lagi pelecehan agama seperti pelecehan terhadap Nabi Muhamad SAW dan pelecehan tentang Azan. Yang itu dapat memicu tindakan ekstrim. Dan jangan mau dicampuri pihak asing yang ini membuat kita berkotak-kotak. Jangan fobia terhadap islam. Dan kami cinta perdamaian dan cinta NKRI, ungkap mantan teroris tersebut.
Disamping itu, Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesi Sitepu SH MH mengatakan, akan terus senantiasa menyambangi pesantren tersebut.
“Ini anak- anak kita, kita senantiasa akan menyambangi mereka, mereka pintar dan baik. Ini terbukti saat pelatihan sebelum hari H. Intinya mereka sama dengan anak lain nya yang penuh dengan canda dan kecerian,” pungkas Kapolsek Kutalimbaru.(W02)
Ketika China, Kazakhstan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, dan Mesir Satu Suara untuk 100 CTFP di Jalur Sutra Dunia
News
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Modesta Marpaung SKM S Keb tampung berbagai aspirasi dari konstituen saat reses. Warga banyak mengadu soal B
kota
Kasus Jari Putus Digigit, Kuasa Hukum Konita Pertanyakan Penetapan Tersangka oleh Polsek Sidikalang
kota
Ketika Ekonomi Kreatif Bertemu Ekonomi Syariah
Profil
sumut24.co MEDAN, Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Reses VI Masa Sidang III Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Medan Fraks
kota
Jelajahi Pesona Simalungun di PRSU 2026, Kenalkan Deretan Destinasi Wisata Andalan
kota
Balerong Silek Tuo Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya Minangkabau.
News
sumut24.co Labuhanbatu, Tuti Nofrida Ritonga S,Si,AP, MM melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri peresmian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Dae
News
MEDAN Sumut24.co Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tani Merdeka menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tani Merdeka Sumatera I Angkatan IV d
News