Senin, 19 Oktober 2026

Soal Judi Tembak Ikan di Bekas Swalayan Macan Yohan Yos Sudarso, AWI : Kapolsek Medan Barat Harus Transparan dan Jangan Alergi Wartawan

Administrator - Rabu, 30 Oktober 2024 23:47 WIB
Soal Judi Tembak Ikan di Bekas Swalayan Macan Yohan Yos Sudarso, AWI : Kapolsek Medan Barat Harus Transparan dan Jangan Alergi Wartawan
Sudarmanto
Medan |sumut24.co -

Baca Juga:

Adanya dugaan pemblokiran nomor ponsel wartawan yang dilakukan oknum Kapolsek seperti yang dilakukan Kapolsek Medan Barat, Polrestabes Medan, Kompol Anria Rosa Piliang SIK, sebagai pejabat publik hendaknya harus transparan dan jangan alergi kepada wartawan/insan pers saat di konfirmasi sesuatu hal.


Ungkapan itu dikatakan Ketua DPC Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Kota Medan, Budi Hartono Sormin (Busor) kepada wartawan, Rabu (30/10/2924) saat diminta tanggapan terkait pemblokiran no ponsel oknum wartawan media Onlune berinisial DL ketika di konfirmasi soal keberadaan dugaan judi tembak ikan di bekas Swalayan Macan Yohan Jln Yos Sudarso, Medan.


"Apabila benar terjadi dugaan pemblokiran no wartawan yang menjalankan tugas pokok dan fungsi (tufoksi) sebagai jurnalis, tanpa disadari hal itu akan berdampak buruk bagi kinerja di instansi Polri dan tempatnya bertugas," ucap Budi Hartono Sormin sembari menyebutkan bahwa, bentuk upaya konfirmasi yang dilakukan juga termasuk bagian dari kebebasan informasi publik.


"Seharusnya seorang pejabat publik apalagi yang menjalankan program yang menggunakan anggaran pemerintah, menurut saya harus terbuka kepada publik," ucap Busor sapaan Budi Hartono Sormin Ketua DPC AWI Kota Medan.


Senagaimana di beritakan sebelumnya, Kapolsek Medan Barat, Polrestabes Medan, Kompol Rosa Piliang, memblokir nomor seorang oknum wartawan media online terbitan Medan diduga terkait konfirmasi adanya judi tembak ikan-ikan di bekas Swalayan Macan Yaohan (MY) yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.


Hal ini diketahui saat wartawan tersebut mengirimkan pesan singkat dan melakukan panggilan telepon melalui WhatsApp kepada Kapolsek Medan Barat, Kompol Anria Rosa Piliang. Dalam pesan singkat yang dikirimkan tersebut masuk, tapi hanya contreng satu.


Begitu juga saat ditelepon tersambung, tapi yang terlihat di layar telepon hanya tulisan memanggil, bukan berdering seperti biasa kalau kita menelepon seseorang melalui WhatsApp.


Sebelumnya, Kapolsek Medan Barat, Kompol Anria Rosa Piliang yang di konfirmasi terkait dugaan pemblokiran no WhatsApp oknum wartawan, Kompol Anria Rosa belum ada memberikan jawaban.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dorong Percepatan Sertifikasi Dan Pengamanan Aset Tanah, PLN Perkuat Sinergi Dengan BPN Sumatera Utara
Ketua DPC AWI Kota Medan "Busor" Ucapkan Selamat dan Sukses "Brigjen Pol Sonny Irawan SIK MH" Sebagai Kapolda Sumut
Perkuat Sinergi Dengan BPN Aceh, PLN Dorong Percepatan Sertifikasi Dan Pengamanan Aset Negara
Soal Kasus Pelanggaran Penyalur TKI Dilakukan Safarian Alias Nek Nino, Penyidik PPA/PPO Polda Sumut Akan Berkordinasi Dengan Dirjen Imigrasi Sumut
Hadapi Masa Purna Tugas dengan Kesiapan Menyeluruh, Bupati Asahan Buka Gathering Kredit Pra Pensiun Bank Sumut
Terpergok Langsir Sawit di PT APN, Pria di Palas Ditangkap Polisi, 46 Tandan Disita
komentar
beritaTerbaru