Warga Resah, Polisi Bergerak! Pria Diduga Pengedar Sabu Diciduk di Hutaraja Tinggi
Warga Resah, Polisi Bergerak! Pria Diduga Pengedar Sabu Diciduk di Hutaraja Tinggi
kota
Baca Juga:
- Wali Kota Medan Akan Lanjutkan Program UHC-JKMB Ditambah Kepastian Pelayanan Kesehatan Yang Semakin Baik
- Ketika Musibah Menjadi Berkah: Perjalanan UHC-JKMB dalam Meningkatkan Kesejahteraan Kesehatan Masyarakat Medan
- Tertarik Program UHC JKMB dan Digitalisasi, DPRD Kabupaten Cilacap Studi Komparasi ke Pemko Medan
Dengan nada sedih dan terbata -bata, Amsaruddin menyampaikan rasa syukur atas program UHC JKMB ini karena sangat bermanfaat bagi keluarganya yang kini dirawat dirumah sakit Sembiring. Menurutnya adanya program ini membantu dirinya yang merupakan dari keluarga kurang mampu.
"Manfaatnya sangat besar untuk keluarga kami. Apalagi kami dari keluarga kurang mampu", ujar Amsaruddin saat ditemui dirumah sakit Sembiring, Delitua, Jumat (21/6/24).
Dijelaskan Amsaruddin, selain membantu dirinya dan keluarga untuk berobat di luar kota Medan, Program UHC JKMB ini pelayanan yang didapatkan sama baiknya di rumah sakit pada umumnya dan proses saat akan berobat juga sangat mudah.
"Sebelumnya cucu saya belum masuk program UHC JKMB, kemudian karena orang tuanya tunjukkan KTP Medan dibantu pihak rumah sakit untuk pengurusannya, Alhamdulillah selesai dengan cepat", jelasnya sembari menambahkan ayah dari cucunya juga ikut dirawat di RS Sembiring.
Amsaruddin pun menceritakan awal mula cucu dan anaknya dirawat di rumah sakit Sembiring. Dijelaskannya saat sedang berkunjung kerumah keluarga di Delitua, cucunya mengalami sakit perut (diare). Karena kondisinya yang lemas akibat bolak balik buang air besar, orang tuanya membawa cucu tersebut ke rumah sakit Sembiring, kemudian karena keadaan emergency, pihak rumah sakit menyarankan untuk di rawat inap.
"Satu hari setelah cucu masuk rumah sakit Sembiring, ayahnya juga dirawat inap dengan gejala yang sama. Keduanya dirawat inap menggunakan program UHC JKMB", sebutnya.
Ditambahkan Amsaruddin, dirinya juga pernah mau berobat di rumah sakit Sembiring sebelum adanya program UHC JKMB, namun tidak bisa dirujuk dari puskesmas karena faskesnya beda daerah. Tapi saat ini berkat program UHC JKMB sudah bisa kami warga Medan berobat disini termasuk di rumah sakit lainnya di luar kota Medan.
"Terima kasih kami untuk pak Bobby Nasution yang telah mempermudah kami warga Medan berobat di luar rumah sakit kota Medan melalui program UHC JKMB", Ucapnya sembari berharap program ini akan terus ada Sehingga warga Medan dapat berobat di rumah sakit mana saja.
Sementara itu pihak Rumah Sakit Sembiring diwakili Humas, Sentosa Barus, mengungkapkan sejak diberlakukannya program UHC JKMB, banyak warga Medan yang kami terima berobat disini. Seperti di bulan Juni ini saja sudah ada 3 pasien yang dirawat.
"Warga Medan sudah ada yang berobat kesini dengan menggunakan KTP melalui program UHC JKMB, termasuk bulan ini ada tiga pasien yang dirawat inap", jelasnya.
Dijelaskan Sentosa, untuk data keseluruhan pasien asal Kota Medan yang berobat menggunakan program UHC JKMB saat ini pihaknya belum dapat memastikan jumlahnya, karena saat pasien mendaftar langsung masuk dalam data yang ditanggung BPJS Kesehatan. "Diperkirakan sudah ada puluhan, karena setiap bulannya ada pasien yang berobat, termasuk di tahun 2023 kemarin ", sebutnya.
Untuk kendala dalam pendaftaran, Sentosa mengungkapkan tidak ada, pasien asal kota Medan yang ingin berobat cukup mendaftar saja dengan syarat yang telah ditentukan maka akan mendapatkan pelayanan kesehatan.
"Kami melihat pasien menggunakan program UHC JKMB ini cukup terbantu, apalagi letak rumah sakit ini cukup dekat dengan perbatasan kota Medan dan banyak warga Medan yang berdomisili di Delitua. Sehingga jika keadaan emergency mereka bisa langsung berobat dengan menunjukkan KTP Medan dan kami pun langsung melayani", pungkasnya.
Seperti diketahui Program Universal Health Covarage (UHC) Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB) bisa digunakan di rumah sakit seluruh Indonesia. Hal ini dikarenakan kepesertaan BPJS Kesehatan di kota Medan sudah di atas 95 persen pada 1 Desember 2022 dan per bulan Mei 2024, capaian UHC telah mencapai 98,31 persen. Pencapaian kepesertaan BPJS Kesehatan di kota Medan ini di bawah kepemimpinan Wali Kota Bobby Nasution. (rel)
Warga Resah, Polisi Bergerak! Pria Diduga Pengedar Sabu Diciduk di Hutaraja Tinggi
kota
Dua Pria di Sosa Dibekuk Saat Ops Antik Toba 2026, Polres Padang Lawas Sita Sabu dan Alat Hisap
kota
Menuju Desa Modern, Bupati Paluta Reski Basyah Harahap Resmikan Program Desa Cinta Statistik 2026
kota
Pasar Murah Jelang Iduladha Digelar di Madina, Beras Rp60 Ribu dan Minyakita Rp15.500 Diserbu Warga
kota
Bupati Saipullah Nasution Sentil Pengelolaan SDA Madina, Ajak Santri Kuasai Ilmu dan Selamatkan Kekayaan Alam
kota
ASN Pemprov Sumut Ditangkap Terkait Vape Narkotika, Bapeg Akui Belum Dapat Informasi Resmi
kota
Bobby Nasution Soroti ASN Terlibat Vape Narkoba, Sanksi Tegas Disiapkan
kota
Polrestabes Medan Tangkap ASN Provsu Pembawa Vape Mengandung Etomidate
kota
Zakat Pegawai Bank Sumut Biayai Pendidikan Ratusan Pelajar, Baznas Sebut UPZ Bank Sumut Salah Satu yang Terunggul di Sumut
kota
sumut24.co MEDAN, Ketua BPD Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Sumut Melkhy Waas mengatakan Sumatera Connect 2026 mendorong s
kota