ESENSI HAJI: DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN
ESENSI HAJI DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN
kota
Medan|SUMUT24
Baca Juga:
Penyanyi Belanda berdarah Indonesia yang lagunya sempat mendunia lewat tembang Don’t Sleep Away The Night, Daniel Sahuleka bersama sang istri Alice Sahuleka mengaku sangat bangga dan merasa terhormat diundang Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi, mengunjungi di Rumah Dinas Wali kota Jalan Sudirman Medan, Kamis (19/4) siang.
Sebagai penyanyi, pria berambut gondrong itu mengaku tidak menyangka sama sekali, jika diundang Wali Kota jelang pertunjukannya di Grand Ballroom JW Marriot dalam acara Medan Master Jazz (MMZ) yang diselenggarakan Waspada Emusic Seni dan Budaya , Kamis (19/4) malam.
Dijelaskan musisi berdarah Maluku dan Sunda tersebut, dia mengetahui diundang ke Rumah Dinas Wali Kota setelah dibertahukan manajernya.
Itu sebabnya Daniel bersama istri didampingi sejumlah pengurus organisasi Pemuda Maluku pun menyambangi Rumah Dinas Wali Kota. Walaupun baru dua kali menginjakkan kakinya di Kota Medan, namun ayah dua anak itu mengaku sudah sangat dekat dengan ibukota Provinsi Sumatera Utara.
“Kota Medan sangat menarik bagi saya, saya selalu merindukannya. Selain kotanya sangat menarik, warganya juga sangat ramah dan bersikap apa adanya. Tipikal mereka (warga Medan) tegas dan tidak suka berbelit-belit serta selalu bersikap apa adanya. Saya sangat menyukai sikap spontan seperti itu,†ujarnya.
Selanjutnya pria yang kini menetap di Kota Winterswijk, Belanda itu berjanji akan tampil sebaik mungkin untuk menghibur seluruh pengunjung MMZ agar terpuaskan. Sebagai seorang entertainer sejati, kepuasan penonton merupakan suatu kebahagian baginya.
Wali Kota Medan Drs H T dzulmi Eldin S MSi didampingi Ketua TP PKK Kota Medan dan Dekranasda Kota Medan Hj Rita Maharani mengaku, sangat mengidolakan Daniel Sahuleka. Malah Hj Rita Maharani fahal dan fasih menyanyikan lagu Don’t Sleep Away The Night yang terbilang fenomenal tersebut.
Menurut Wali Kota, Daniel diundang karena salut atas hasil karyanya yang sempat mendunia di era 1970-1980-an. “Saya berharap sukses yang diraih Daniel Sahuleka ini mampu memotivasi dan menginspirasi musisi-musisi di Tanah Air, terutama Kota Medan untuk bangkit dan mengikuti jejaknya. Sukses Daniel membuktikan kita tidak kalah dengan musisi dunia,†papar Wali Kota.
Di samping itu melalui Daniel Sahuleka, Wali Kota berharap dapat mempromosikan Kota Medan kepada warga Belanda. Mantan Wakil Wali kota dan Sekda Kota Medan itu yakin dengan penuturan yang disampaikan Daniel, warga dari Negeri kincir Angin itu tertarik mengunjungi Kota Medan.(R01)
ESENSI HAJI DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN
kota
Duo Hasrimy Bersaudara Disebut dalam Dua Perkara Dugaan Korupsi Smartboard di Sumut
kota
PEMBATALAN OPERASI TULANG BELIKAT SAMUEL SIMANJUNTAK DIPERTANYAKAN"
kota
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
BANDA ACEH Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, yang diduga melarang wartawan melakukan peliputan di sekolah penerim
News
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ keXXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
News
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
Umum
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah AlQur&rsquoan Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Umum
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma&rsquohad Darul Azhar
kota
Festival Rondang Bulan Pecah! Bupati Madina Saipullah Nasution dan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis Kompak Dorong Anak Muda Lestarikan Budaya
kota