Senin, 27 Juli 2026

Pembukaan Musda HIPMI Sumut 2017

Administrator - Senin, 11 Desember 2017 15:02 WIB
Pembukaan Musda HIPMI Sumut 2017

MEDAN | SUMUT24 Sebagai tokoh di kalangan kelompok pengusaha muda, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr HT Erry Nuradi dinilai cerewet dan getol untuk mendorong kemajuan wirausaha pemula. Hal itu terungkap saat pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumut di Rumah Dinas Gubernur, Minggu (10/12).

Baca Juga:

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Ivan Iskandar Batubara yang juga mantan Ketua Umum HIPMI Sumut dalam sambutannya mengungkapkan besarnya kepedulian Gubernur Sumut Dr HT Erry Nuradi terhadap perkembangan perekonomian khususnya kepada para pengusaha. Karena itu, diakuinya soal mendorong wira usaha pemula, Erry adalah tokoh yang tergolong ‘cerewet’.

Menurut Ivan, Hipmi adalah organisasi yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kemajuan Sumut. Begitu juga peran Gubenrur yang menurutnya telah mendorong para pengusaha untuk tidak berada di zona nyaman, sehingga bisa belajar dan bekerja keras.

Dalam kesempatan itu, Gubernur selain menjamu peserta Musda Hipmi juga berdialog dengan para pengusaha pemula. Dia memberikan motivasi bahwa profesi pengusaha saat ini sangat strategis bukanlah sebagai warga kelas dua.

“Dahulu para pengusaha mungkin dikatakan sebagai warga kelas dua, karena tidak bisa masuk ke birokrasi, menjadi kepala daerah, menteri apalagi Presiden. Tetapi zaman berubah, ternyata para pemimpin negara-negara besar seperti Jepang, Korea, Amerika dan negara lainnya, presidennya adalah pengusaha. Jadi pengusaha tidak lagi menjadi warga kelas dua di negara kita,” ujar Gubernur dalam sambutannya.

Pada acara Musda HIPMI Sumut yang dihadiri langsung Ketua Umum BPP HIPMI Bahlil Lahadalia, serta BPC HIPMI se-Sumut, Gubernur menyampaikan bahwa kegiatan pembukaan Musda yang dimulai dengan Jamuan Makan Malam para peserta, sangat jarang dilakukan. Bahkan acara seperti ini baru pertama kali digelar di Rumah Dinas Gubernur. Sehingga momentum tersebut menjadi kebanggaan bagi semua keluarga besar HIPMI.

Menurut Gubernur, Indonesia butuh banyak pengusaha. Karena saat ini, dari Rp2.200 triliun APBN (2018), sebanyak Rp1.600 triliun adalah sumbangan pajak yang yang berasal dari para pengusaha. Sehingga era lama yang sebelumnya mengandalkan hasil bumi dan minyak bumi, sekarang telah berbalik.

Ketua Umum BPP HIPMI Bahlil Lahadalia juga menyebutkan tantangan di masa mendatang akan semakin besar. Apalagi UMKM telah menjadi benteng pertahanan bagi perekonomian bangsa. Artinya persaingan pengusaha sudah terbuka dan ketat.

Menjelang akhir periode kepengurusan, Ketum BPD HIPMI Sumut, Akbar Himawan Buchari berterimakasih atas dukungan pemerintah provinsi (Pemprov) Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur, HT Erry Nuradi. Selama ini katanya, kemitraan terjalin dengan baik dalam rangka membangun daerah. Apalagi pihaknya sering dilibatkan dalam pengambilan kebijakan.

Pembukaan Musda HIPMI Sumut 2017 itu ditandai pemukulan gong oleh Gubernur dan dilanjutkan penyerahan cinderamata kepada Ketum BPD dan BPP HIPMI. Sementara kegiatan musyawarah dilaksanakan di Hotel Aryaduta, direncanakan hingga 12 Desember 2017. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kasus Jari Putus Digigit, Kuasa Hukum Konita Pertanyakan Penetapan Tersangka oleh Polsek Sidikalang
Ketika Ekonomi Kreatif Bertemu Ekonomi Syariah
Ribuan Warga Padati Reses Anggota DPRD Kota Medan Antonius Tumanggor, Persoalan Banjir hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan Utama
Jelajahi Pesona Simalungun di PRSU 2026, Kenalkan Deretan Destinasi Wisata Andalan
Balerong Silek Tuo Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya Minangkabau.
Sidak Ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kadis Kesehatan Labuhanbatu Silahkan Tenaga Medis "Hengkang" Jika Tidak Bisa Bekerjasama
komentar
beritaTerbaru