Statuta Dipersoalkan, IKA FDK UIN SU Tetap Tolak Pengukuhan Forum Alumni
Statuta Dipersoalkan, IKA FDK UIN SU Tetap Tolak Pengukuhan Forum Alumni
NewsMEDAN|SUMUT24 Permasalahan infrastruktur dan fasilitas umum di Kota Medan masih menjadi sorotan serius masyarakat. Sebab, kondisi infrastruktur dan fasilitas umum di Kota Medan masih jauh dari kata baik. Hal ini pun menjadi salah satu sorotan di kalangan DPRD Medan.
Baca Juga:
Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan, Mulia Asri Rambe mengatakan, permasalahan infrastruktur dan fasilitas umum memang belum cukup memadai dan belum terasa memuaskan bagi masyarakat.
Namun, menurutnya, pemerintah sudah tampak berusaha berbuat untuk memperbaiki kekurangan infrastruktur.
Dikatakannya, perlu kesabaran dan aksi langsung dari masyarakat, untuk turut serta berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang baik di Kota Medan. Salah satunya melalui kesadaran bayar pajak.
“Semangat untuk melakukan pembayaran pajak juga harus ditanamkan. Karena pajak, nanti feed back-nya (umpan Balik-red) untuk pembangunan infrastruktur dan lainnya. Kemarin masyarakat sepertinya belum merasakan feed back pembayaran pajak itu. Maka itu, kita perlu kesabaran. Dari pemerintah, memang harus menunjukkan tindakan konkret, dari pembayaran pajak oleh masyarakat,” ujarnya Kamis (7/12).
Menurut Bayek, sapaan akrabnya, kesadaran masyarakat membayar PBB masih lemah. Maka dari itu, baik pemerintah maupun masyarakat, harus sama-sama memiliki kesadaran untuk menjalankan tugas sebagai warga negara yang baik.
“Kan memang kesadaran masyarakat juga lemah, kenapa bisa begitu. Karena masyarakat juga tidak tahu, feed back nya mana. Maka dari itu dalam menjalankan peraturan juga perlu kesadaran dua belah pihak,”ungkapnya.
Disampaikannya, setiap pembayaran pajak akan menjadi PAD. Hal itu akan dikembalikan untuk pembangunan infrastruktur, yang dapat dirasakan masyarakat.
“Memang selama ini sistemnya yang kurang berjalan. Jadi sebenarnya perlu dilakukan regulasi, bagaimana masyarakat taat membayar pajak,” terangnya. Bayek menambahkan, regulasi juga harus diterapkan dengan baik, agar kesadaran masyarakat semakin meningkat.
“Regulasi seperti jual beli tanah, itu sebaiknya langsung suratnya dibalik namakan jadi pemilik yang baru. Kalau beli tanah, sekian persil, dari tanah beberapa hektar, pajaknya itu kan kalau tidak dibalik namakan, pajaknya masih yang lama. Ya masyarakat juga gak mau bayar pajak yang dua hektar misalnya, karena tanahnya hanya sekian. Maka regulasinya harus dibaikkan juga,” pungkasnya. (R02)
Statuta Dipersoalkan, IKA FDK UIN SU Tetap Tolak Pengukuhan Forum Alumni
News
Respon Pengaduan Call Center 110,Tim Macan Amankan Dua Remaja Terkait Tawuran di Maden Lama
Kota
Dari Tanah Suci hingga Medan, PAS Kobarkan Semangat Persaudaraan di HUT ke81 TNI
News
3 Ekskavator Dibakar, Kapolda Sumut Brigjen Sonny Irawan Pernah Turun Langsung Tindak PETI MadinaTapsel, Kini Kotanopan Menanti Ketegasan
News
KP Norman Pertanyakan Rocky Gerung Jadi Wantimpres Rekam Jejak Kritik terhadap Kekuasaan Disorot
News
Menyambut Hari Batik Nasional 2026,JNE Dukung Kolaborasi MANDALAS dengan Yayasan Habibie & Ainun
News
Dari Subuh Berjemaah di Medan, Dadang Hartanto Kini Dipercaya Jadi Kapolda Metro Jaya
News
Medan sumut24.co Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kodim 0201/Medan berlangsung khidmat,
kota
Medan sumut24.co Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional I
News
sumut24.co ASAHAN, Sebuah varietas pisang baru yang unik dan khas lahir dari tanah Kabupaten Asahan. Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S
News