Senin, 27 Juli 2026

RAD Penanggulangan TB Kota Medan Akan Dibuat

Administrator - Selasa, 14 November 2017 16:26 WIB
RAD Penanggulangan TB Kota Medan Akan Dibuat

Medan|SUMUT24 Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution langsung menghadiri launching dan sosialisasi Peraturan Walikota tentang Tuberclosis (TB) di Kota Medan, Selasa (14/11) .

Baca Juga:

“Dengan adanya Perwal TB ini dapat menjadi acuan dan pedoman bagi kita semua dalam membuat perencanaan, pelaksanaan, pemantau dan evaluasi penanggulangan TB. Selain itu untuk meningkatkan semangat kerja dan membangun tekad kita semua untuk pemberantasan TB di Kota Medan,” kata Akhyar dalam sambutannya.

Di Kota Medan, sebut Akhyar, kasus TB yang ditemukan dan dilaporkan sejak tahun 2013 sebanyak sampai dengan 2016 adalah 5333, 5773, 6421, dan 7431 Kasus. Sedang pasien TB Resistensi Obat sampai saat ini di Kota Medan ada 229 Kasus, tentunya ini harus menjadi perhatian dan meningkatkan kewaspadaan kita bersama.

“Sebagai salah satu terobosan penanggulangan TB di Kota Medan akan kita lakukan Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan TB di Kota Medan. Artinya, kegiatan ini sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah kota Medan dan masyarakat dalam penanggulangan TB. Selain itu Program Penanggulangan TB juga dapat berjalan dengan strategis dan sistematis,” ungkap Akhyar.

Akhyar menjelaskan, berdasarkan survei prevalensi yang lama persentase pencapaian penemuan hampir 90 persen. Namun dengan adanya survei prevalensi TB 2013 & Global TB report 2015, dimana incidence rate kasus TB Kota Medan adalah 501 per 100.000, maka pencapaian penemuan kasus baru sekitar 60 persen.

“Untuk menjawab tantangan tersebut perlu dilakukan peningkatan pelayanan TB dengan strategi DOTS ( Directly Observed Treatment Short-Course) yang berkualitas dengan melibatkan seluruh penyedia pelayanan serta melibatkan penderita TB dan masyarakat dengan semboyan TOSS (temukan obat sampai sembuh),” kata Akhyar.

Kemudian, Akhyar, menjelaskan berdasarkan data puskemas memberikan kontribusi terbesar dalam penjaringan Kasus TB di Kota Medan. Artinya Puskesmas, Lapas, Rutan, BP4 dan rumah sakit pemerintah sudah 100 melayani dengan strategi DOTS, sedangkan klinik dan Dokter praktek mandiri sangat sedikit, sudah menjalani Strategi DOTS, sehingga masih perlu diperhatikan untuk pengembangannya.(R01)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ribuan Warga Padati Reses Anggota DPRD Kota Medan Antonius Tumanggor, Persoalan Banjir hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan Utama
Jelajahi Pesona Simalungun di PRSU 2026, Kenalkan Deretan Destinasi Wisata Andalan
Balerong Silek Tuo Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya Minangkabau.
Sidak Ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kadis Kesehatan Labuhanbatu Silahkan Tenaga Medis "Hengkang" Jika Tidak Bisa Bekerjasama
Bupati Taufik Hadiri Pembukaan Rakerda PAN Asahan, Tekankan Sinergi Demi Kemajuan Daerah Menuju Pemilu 2029
Ketum TMI Don Muzakir: Diklat Tani Merdeka Sumatera I Siapkan Kader Penggerak Swasembada Pangan dan Dukung Program MBG
komentar
beritaTerbaru