Selasa, 06 Oktober 2026

Ratusan Polisi Jaga Demo di Kantor PTPN IV

Administrator - Jumat, 29 Januari 2016 09:47 WIB
Ratusan Polisi Jaga Demo di Kantor PTPN IV

Medan|SUMUT24 Aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan massa DPP Kampak Merah Putih di depan Kantor PTPN IV di Jalan Suprapto, Medan Maimun, mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian, Kamis (28/1).

Baca Juga:

Pantauan di lapangan, ratusan personel kepolisian dari Polsek Medan Kota dibantu Sabhara Polresta, tampak berjaga-jaga di depan pintu masuk Kantor PTPN IV.

“Ya kita di sini bertugas mengamankan aksi demo. Hal itu untuk mengantisipasi tindakan anarkis yang dilakukan pendemo,” terang salah seorang polisi berpangkat Bripka.

Dalam orasinya, para pendemo menilai ada kejanggalan yang dilakukan Direktur SDM dan Umum PTPN IV, Andi Wibisono. Di mana para pesiunan menerima gaji tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu, hak para pensiunan untuk mendapatkan asuransi jiwa tidak pernah diterima.

“Dalam temuan tersebut sudah jelas ada dugaan korupsi yang dilakukan pihak PTPN IV terhadap pensiunan. Hal itu dibuktikan dengan gaji yang diterima sangat kecil dan juga para pensiunan tersebut tidak dapat mengklaim asuransi jiwa ke unit perkebunan,” ungkap G.A. Sagala.

Koordinator aksi DPP Kampak Merah Putih itu, menuturkan bukti adanya tindak korupsi di PTPN IV, pihak perusahaan perkebunan itu telah menambahkan iuran pensiunan ke Dapenbun sebesar Rp58 miliar lebih lalu beban pensiun sebesar Rp36 miliar lebih serta gaji pensiunan sebesar Rp21 miliar.

Sementara itu jumlah iuran yang dibayar kepada Dapenbun pada tahun 2012 dan 2011 masing sebesar Rp63 miliar lebih dan Rp900 juta. Walaupun penyesuaian keuntungan/kerugian aktuarita yang belum diakui karena batasan asset sebesar Rp645 miliar lebih, akan tetapi pihak PTPN IV tetap menambahkan iuran sebesar Rp58 miliar. Ironisnya, gaji pensiunan karyawan ada yang Rp90 ribu perbulan dan tidak pernah mendapatkan kenaikan selama 15 tahun. Padahal investasi yang dikembangkan oleh Dapenbun cukup besar.

“Sehingga kami dari DPP Kampak Merah Putih menduga Kepala Cabang Dapenbun PTPN IV (Andi Wibisono) telah melakukan tindakan korupsi atas penyertaan modal dari perusahaan perkebunan tersebut,” tutur Sagala.

Usai menyampaikan orasinya di depan Kantor PTPN IV, puluhan pendemo langsung membubarkan diri dengan tertib. Diketahui sebelumnya, DPP Kampak Merah Putih mengatakan akan menurunkan ribuan massa untuk melakukan demo di depan kantor PTPN IV, ternyata yang demo hanya puluhan orang.(BS)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
27 Truk Roda 6 Diserahkan Bupati Asahan, Perkuat Sayap Ekonomi Desa Lewat KDMP
Bupati Asahan Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Alun-Alun Kisaran, Perkuat Sinergi TNI–Polri–Pemda demi NKRI
Usai Karo, PDI Perjuangan Sumut Lanjutkan Pemberian Tali Asih untuk Siswa Terdampak MBG di Kisaran
Kapolres Asahan Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan, 457 Personel Siaga Kawal Pilkades Serentak 2026
Bupati Asahan Lepas Distribusi Logistik Pilkades Serentak 2026, Pastikan Semua TPS Terpenuhi Tepat Waktu dan Tanpa Kekurangan
Batalyon Parako 463 Pasgat Raih Samkaryanugraha, Catat Dedikasi Pengabdian untuk Bangsa
komentar
beritaTerbaru