Donasi Insan PLN Hadirkan Listrik Gratis Bagi 13 Keluarga di Simalungun
sumut24.co SIMALUNGUN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pem
News
Medan – Sumut24.co
Baca Juga:
Di tengah teriknya matahari, Wali Kota Medan Bobby Nasution menerima aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan mahasiswa tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan di depan pintu pagar Balai Kota Medan, Kamis (30/3). Salah satu yang disoroti terkait pengobatan gratis bagi warga kurang mampu dengan menggunakan KTP dinilai tidak terbukti dan hanya sekedar gimmick.
Tudingan itu berawal dari lamanya penanganan pihak puskesmas ketika salah seorang kader HMI datang berobat menggunakan KTPmengikuti program pengobatan gratis yang diusung Pemko Medan melalui Program Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB). “Kader HMI itu dilama-lamai ketika berobat menggunakan KTP di puskesmas,†ungkap salah seorang mahasiswa yang berunjukrasa.
Akibat terlalu lama, jelas mahasiswa, kader HMI itu tidak jadi berobat gratis dengan menggunakan KTP. Mendengar ungkapan mahasiswa tersebut, Bobby Nasution langsung meluruskannya. “Kalian harus bisa membedakan pelayanan dan fasilitas. Tadi kalian bilang pengobatan gratis itu gimmick. Padahal tidak semua daerah bisa melakukan itu,†jelas Bobby Nasution.
Kemudian, Bobby Nasution menjelaskan, fasilitas gratis yang diberikan Pemko Medan itu ada kelasnya karena tidak mungkin fasilitas gratis diberikan kelas VIP, sebab Pemko Medan tidak akan mampu. “Oleh karenanya jika kalian bilang fasilitas berobat gratis bekerjasama dengan BPJS Kesehatan yang diberikan itu dikatakan gimmick, kalian boleh kasih contoh mana yang berobat pakai KTP ditolak,†ungkapnya.
Terkait itu, Bobby pun mendesak kepada para mahasiswa untuk menunjukkan bukti ada warga kurang mampu yang berobat gratis menggunakan KTP ditolak. Setelah didesak berulangkali, para mahasiswa tidak dapat membuktikannya. “Kalau lama sistemnya baik itu pelayanan di puskesmas mau pun di rumah sakit, itu yang kalian kritik, tidak ada masalah, saya terima. Jangan kalian bilang fasilitas kesehatan gratis itu gimmick. Jadi sama saja kalian menyampaikan kepada masyarakat jika program kami itu bohong,†ujarnya meluruskan.
Setelah memberi penjelasan tersebut, Bobby Nasution pun selanjutnya menanyakan kepada mahasiswa apakah program kesehatan gratis itu gimmick atau tidak. Para mahasiswa pun menjawab dengan pelan, “tidakâ€. “Jadi program pengobatan gratis ini bagus atau tidak?†tanya Bobby kembali kepada mahasiswa.
“Bagus,†jawab mahasiswa serempak kembali dengan nada pelan. “Kalian kalau memuji sama menghina, harus sama kerasnya. Biar kami tahu mana yang sudah bagus dan mana yang kurang bagus. Berarti yang kali kritis itu pelayanan di puskesmasnya yang kurang maksimal. Saya sudah sampaikan kepada seluruh kepala puskesmas agar meningkatan pelayanan. Jangan ada lagi pelayanan, mulai dari sistem sampai dokternya jangan sampai seperti yang seperti-seperti kemarin,†pungkasnya. (rel)
sumut24.co SIMALUNGUN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pem
News
Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
kota
Mencoba Melawan Petugas Pria Pelaku Pembobol Rumah Diberi Tindakan Tegas & Terukur.
kota
Polres Padang Lawas Sikat Peredaran Miras, Puluhan Botol Diamankan Saat Operasi Pekat Toba 2026
kota
Operasi Pekat Toba 2026 di Padang Lawas, Satreskrim Polres Palas Sita Puluhan Botol Miras dan Tuak dari Tempat Hiburan Malam
kota
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkoba, Tegaskan Penegakan Hukum Harus Tuntas hingga Eksekusi
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Jalin Silaturahmi dengan Wali Kota, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Masy
kota
Kapolres Padangsidimpuan Rangkul MUI, Sinergi UlamaPolri Makin Solid Jaga Kota Tetap Kondusif
kota
Kapolres Padangsidimpuan Ikuti Peringatan HANI 2026 Bersama BNN RI, Perkuat Komitmen Berantas Narkotika
kota
Polda Sumut Ringkus 4 Kurir & Pengedar Pod Getar di Medan & 196 Barang Bukti di Sita.
kota