MEDAN|SUMUT24
Rusdi Sinuraya yang baru saja dinobatkan menjadi Dirut PD Pasar Kota Medan, langsung melakukan akselerasi untuk memajukan Pendapatan Akhir Daerah (PAD) dengan mengelola langsung 52 pasar dan satu pasar induk milik Pemko Medan.
Baca Juga:
Semuanya akan kami kelola. Pasar Aksara dan Pasar Pringgan sudah habis, maka tidak akan diberikan lagi ke pihak kedua. Begitu juga yang akan habis,”kata Rusdi di Kantor PD Pasar, Lantai 3 Pasar Petisah, Medan, Kamis (12/1).
Hal ini untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan. Diakui dikepemimpinan dirut lama PD Pasar hanya mampu memberikan PAD sejumlah Rp 200 Juta per tahun. Sementara dirinya targetkan Rp 1 Miliar per tahun.
“Pasti meningkat kalau kita kelola sendiri. Banyak pungli (pungutan liar) di pasar. Saya akan rombak semuanya, supaya tidak ada kebocoran dana lagi,” sambungnya.
Keputusan ini disambut positif Anggota Komisi C DPRD Medan, Anton Panggabean. Menurutnya gebrakan seperti ini seharusnya sudah dilaksanakan Pemko sejak lama.
“Bagus. Pedapatan bisa full untuk pemerintah. Tinggal bentuk transparansi saja. Tidak susah lah mengelola pasar, saya juga bisa,” ucap Anton.
Namun ia menyayangkan, sikap Rusdi yang memasang target keuntungan Rp 1 Miliar per tahun.
Anton menantang Rusdi, apabila keuntungan tak tercapai apakah Rusdi bersedia lengser dari posisi Dirut PD Pasar.
“Dia orang baru. Jangan pasang target tinggi lah. Kalau gagal apa bersedia turun. Nanti dia pasang target tinggi, rombak semua, malah yang bagus jadi rusak, yang rusak malah makin rusak,” jelasnya mengakhiri.(R02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News