MEDAN | SUMUT 24
Baca Juga:
Kinerja Dinas Kesehatan Sumatera Utara sangat buruk dalam pelayanan publik, pegawai di kantor dinas tersebut banyak yang bolos saat jam kerja.
Pantauan Hr Sumut24 di Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut, Jumat (21/10). Kantor dinas ini sunyi meski jam kerja masih berjalan. Para pegawai di Dinkes Sumut banyak bepergian dan bolos pada jam kerja.
Masyarakat yang hendak mengurus surat-surat administrasi di Dinkes Sumut, sangat kecewa dengan kenerja staf dan pegawai Dinkes. Belum lagi ribetnya birokrasi sekaligus lamanya proses kesiapan surat-surat.
Selain pelayanan publik yang terabaikan dan ribetnya birokrasi di Dinkes Sumut, muncul pula pungutan dana yang nominalnya sudah ditetapkan pegawai, walau peraturan itu tidak tertulis dan untuk apa dan siapa yang memerintah..
Menurut wanita berinisial (LS) untuk mengurus Surat Tanda Registrasi Tenaga Teknis Kefarmasian (STRTTK), harus menunggu selama 3 (tiga) minggu.
Padahal menurut LS, sesuai arahan pemerintah dan UU yang dibacanya, STRTTK bisa siap 10 hari, terhitung sejak berkas dinyatakan lengkap.
“Kesal diperlakukan semacam ini. Seminggu yang lalu saya datang kemari untuk buat STRTTK, namun karena BR lagi diluar kota, saya disuruh meletakkan berkasnya untuk di cek kelengkapannya oleh salah satu pegawai yang ada disitu. Saat saya datang lagi dan bertemu langsung pada BR, ternyata berkas belum di cek. BR mengatakan suratnya mungkin 2 minggu lagi baru siap, ” ujar LS.
Tak hanya itu, LS juga mengaku pihak dinas juga mengenakan kutipan dalam pengurusan STRTTK ini. Namun LS enggan menyebutkan dana yang diminta pihak dinas. Namun LS berjanji akan melaporkan pungutan dana ini jika tidak sesuai dengan UU yang berlaku.
Sebelumnya LS mengatakan, dirinya membuat surat STRTTK ini guna memenuhi salah satu syarat lamaran kerja di sebuah perusahaan khususnya bagi pekerjaan apoteker. (W07)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News