Medan | Sumut24
Banyak faktor yang mengakibatkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Sumut, belum mampu mendekati batas pertumbuhan potensialnya.
Baca Juga:
“Saya menilai masalah fundamental di ekonomi Sumut adalah keterbatasan infrastruktur dan birokrasi “mahalâ€, masih menjadi pemicu utama belum optimalnya pertumbuhan ekonomi di Sumut,” tegas ekonom Sumut, Gunawan Bebjamin, Kamis (13/10).
Dalam kondisi normal dimana harga komoditas cukup baik, pertumbuhan ekonomi di Sumut mampu merealisasikan angka yang lebih besar dibandingkan dengan rata-rata nasional. Namun akhir-akhir ini pertumbuhan ekonomi juga melambat. Seiring dengan kinerja harga komoditas yang mengalami penurunan.
“Selain itu, sekalipun pertumbuhan ekonomi Sumut masih terealisasi di atas 5%, saya menilai dengan kondisi dimana seharusnya infrastruktur itu siap, dan sejumlah kawasan industri di sei mangke selesai. Potensi pertumbuhan ekonomi Sumut itu seharusnya berada di kisaran angka 6.7%. Dan apa yang terjadi saat ini adalah perlambatan,” ujarnya.
Jika mengacu kepada kemampuan pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, gunawan menilai kemampuannya sangat terbatas. Terlebih jika bicara kepada anggaran pembangunan yang tersedia. Dengan anggaran yang banyak terpakai untuk belanja pegawai, jelas sektor rill mengandalkan anggaran dari pemerintah tidaklah signifikan.
“Pejabat yang korup atau penyerapan anggaran yang lambat serta tidak maksimal. Itu akan mengurangi kualitas pemerintah daerah dalam kontribusinya untuk ikut pembangunan. Jadi memang permasalahan buruknya pertumbuhan ekonomi di Sumut dipengaruhi banyak faktor. Dan saya menilai masalah klasik masih menjadi pemicu utamanya,”katanya.
Artinya secara fundamental yang dihadapi adalah masalah yang sama. Namun faktanya pemerintah Sumut juga belum bisa mampu bangkit dari masalah-masalah yang itu-itu saja. Butuh kreatifitas dan inovasi disini.(W04).
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News