Kembalikan Marwah Partai Ka'bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
Kembalikan Marwah Partai Ka&039bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
NewsMEDAN|SUMUT24 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan tahun 2016-2021, dinilai belum menyesuaikan terhadap visi misi kepala daerah terpilih, dalam hal ini Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin.
Baca Juga:
“Jika kita bicara secara juridis tidaklah tepat rancangan dijadikan pedoman untuk menyusun RKPD maupun renstra SKPD. Apalagi rancangan RPJMD tersebut belum disesuaikan dengan visi misi kepala daerah terpilih,†kata Anton Panggabean yang menyampaikan pendapat Fraksi Demokrat DPRD Kota Medan, Selasa (11/10) dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan, tentang Ranperda RPJMD Kota Medan.
Anton juga menyinggung, bila melihat kedudukan dan fungsi RPJMD tersebut, sebenarnya pengajuan RPJMD jauh dari terlambat. Karena sebagai pedoman pembuatan RKPD dan renstra SKPD, RPJMD harus sudah terbentuk menjelang pengajuan dan pembahasan R-APBD TA 2016 yang lalu.
“Oleh karena itulah, kami tidak sependapat bila eksekutif menjadikan draft dokumen RPJMD menjadi acuan rencana kerja pembangunan daerah 2016,†ucapnya.
Tidak hanya itu, Anton juga menekankan bahwa Fraksi Partai Demokrat sangat berharap pada saat penyampaian nota pengantar Wali Kota tanggal 22 Agustus 2016 lalu, semestinya diutarakan secara garis besar hasil evaluasi perjalanan 5 tahun RPJMD yakni dari 2011–2015.
Anton mengatakan hal tersebut penting untuk mengetahui apa saja yang telah dapat dicapai berdasarkan RPJMD tersebut serta tantangannya, seperti upaya mewujudkan akses pendidikan dan kesehatan, ketersediaan infrastruktur dan utilitas kota, tata ruang dan lingkungan hidup, lapangan kerja dan kesempatan kerja, menurunnya angka kemiskinan dan upaya meningkatkan penanaman modal dari para investor.
“Sangat kami sayangkan hal tersebut tidak turut disampaikan pada saat pengajuan draf RPJMD. Itulah sebabnya, kamia sangat sependapat bila di RPJMD ini diatur suatu sistem dan pola evaluasi pelaksanaan RPJMD,†katanya.
Sementara itu di satu sisi, Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya, Daniel Pinem, hanya menekankan agar pembangunan kawasan Medan Utara dapat segera direalisasikan.
“Untuk pembangunan kawasan wisata bahari dan wisata alam di daerah Medan Utara dalam hal ini pembangunan water front city dan lainnya hingga pelestarian situs Kota Cina di Kecamatan Medan Marelan agar dapat direalisasikan. Dan dapat menjadi program pihak Pemko Medan dalam jangka waktu 5 tahun ke depan,†ucapnya.
Tidak hanya itu, sambung Daniel, fraksinya juga meminta agar dilakukan pembangunan infrastruktur jalan umum, jalan lingkar luar, drainase dan infrastruktur lainnya di daerah Medan Utara. “Kita minta segera mungkin direlisasikan,†harapnya.(R02)
Kembalikan Marwah Partai Ka&039bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
News
Proyek Bahu Jalan Paya Gambar Disorot Debu Bertebaran, Tanpa Plank Proyek
News
Adik Wawako Medan Jadi Kadiv Propam Polri, CEO Sumut24 Group Nazly Putra Terbaik Sumut
News
Ikanas Sumut Prihatin Binsar Nasution Jadi Korban Kriminal, Minta Polisi Usut Tuntas
News
Adik Kandung Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap, Irjen Mahmud Nazly Harahap Kini Dipercaya Jadi Kadiv Propam Polri
News
H. Ruslan SH Didaulat Jadi Ketua Dewan Pembina DPP PASEDA Sumut, Dorong Seni Budaya Bangkit dan Berkembang
News
Bela Negara di Era Digital, Bupati Saipullah Dorong Mahasiswa Lawan Hoaks dan Radikalisme
kota
Perkuat Sinergitas TNIPolri, Polresta Deli Serdang Beri Surprise HUT Ke81 TNI
News
BANDA ACEH Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Aceh mulai memperkuat langkah membangun organisasi dan pembinaan sepakbola mini
Sport
VANDUNG Sebanyak 25 advokat baru resmi diangkat oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perkumpulan Advokat Indonesia (PERADI) di wilayah huk
Hukum