Medan I Sumut24.co
M Azmi Hadli, Koordinator Relawan KEDAN Bobby-Aulia mengungkapkan, carut-marutnya persoalan parkir di Kota Medan membuat gerah Walikota. Dalam programnya Bobby Nasution melakukan langkah tepat untuk mengatasi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran.
Baca Juga:
Hal ini dilakukan Bobby Nasution karena selama ini PAD dari sektor perparkiran tidak maksimal atau tidak memenuhi target.
Sistem E-Parking yang digarap Pemko Medan dinilai mampu mengatasi terjadinya penyelewengan dari sistem parkir manual yang selama ini terjadi. Meski niatan Pemko Medan ini terbilang tepat, tapi masih dijumpai sejumlah persoalan parkir yang ada di Kota Medan.
Koordinator Relawan KEDAN Bobby-Aulia, M Azmi Hadli mengungkapkan, apa yang menjadi aduan masyarakat kepada Walikota Medan terkait adanya praktik parkir manual di kawasan parkir elektronik di Jalan Setia Budi, menjadi bukti bobroknya kinerja Dishub Kota Medan yang dipimpin Iswar Lubis, katanya.
Kejadian ini murni kesalahan dari Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Medan, sebab ditemukan dua sistem parkir berbeda di satu lokasi. Anehnya, kedua izin ini resmi dari Dinas Perhubungan Kota Medan, dan resmi dikeluarkan oleh Iswar Lubis sebagai Kepala Dinas, kata Azmi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (26/1/2022).
“Tidak ada yang bisa membenarkan tindakan Dishub Medan ini,.Ini murni salah dari Dinas Perhubungan yang mengeluarkan dua SPT. Satu SPT menggunakan digital, e-parking, satu lagi dikeluarkan juga SPT-nya pakai manual,†ujarnya.
Ditambahkan Azmi, selain dua izin tadi yang menjadi temuan Walikota Medan, dengan adanya petugas Dishub yang menyalahi aturan, harusnya petugas parkir manual menyetor uang parkir setiap harinya Rp25 ribu, ini malah Rp30-40 ribu. Ini perintah siapa, kenapa Iswar Lubis lalai dalam mengawasi anggotanya, terus sisa uang dari Rp25 ribu dibuat kemana, siapa yang menerimanya?,†tanya Azmi.
Atas kejadian ini Bobby Nasution tidak bisa hanya sekadar meminta Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan untuk memperbaikinya, ini murni kesalahan dan kelalaian Iswar Lubis, yang seperti ini mestinya dicopot langsung. Sebab sudah terang-benderang, Iswar Lubis melakukan pembangkangan terhadap program Pak Bobby Nasution.
“Ya konsekuensinya Iswar Lubis harus dicopot, karena dianggap tidak becus melaksanakan program dari Pak Bobby Nasution. Iswar tidak sepenuh hati menjalankan instruksi dari Pak Bobby Nasution, ya dicopot saja, Pak Bobby Nasution tidak kekurangan orang-orang berprestasi untuk memimpin Dishub Kota Medan,†imbuh Azmi.
Oleh sebab itulah, kami sebagai Relawan KEDAN Bobby-Aulia, meminta Walikota Medan Pak Bobby Nasution segera mencopot Iswar Lubis sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan. Karena dinilai tidak mampu menjalankan program kerja dari Pak Bobby, kinerjanya buruk sekali, sangat buruk, ucap Azmi. Red
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News