Selasa, 06 Oktober 2026

Sekolah Jurusan Kesehatan Semakin Tertinggal

Administrator - Selasa, 19 Juli 2016 09:12 WIB
Sekolah Jurusan Kesehatan Semakin Tertinggal

Medan | Sumut24

Baca Juga:

Berubahnya kualifikasi penilaian dalam standar pendidikan membuat Institusi pendidikan harus dapat berbenah. Jika tidak, maka institusi pendidikan yang ada akan semakin ditinggalkan.

Salah satunya, kata Ketua Lembaga Riset Publik (Larispa) Indonesia, M Rizal Hasibuan adalah sekolah juruan kesehatan. Saat ini, sekolah tersebut semakin tertinggal, jika dibandingkan dengan sekolah tinggi yang ada pada umumnya.

“Minimnya minat kesekolah kesehatan menyebabkan sekolah itu mulai ditinggalkan. Ditambah lagi satu masalah, sekolah pendidikan tidak lagi dibawah Kementerian Kesehatan, tapi sudah dibawah Kementerian Pendidikan Nasional. Ini menyebabkan mereka gamang, karena standar yang dulu mereka tidak punya, tapi sekarang harus dapat mereka ikuti,” katanya, Senin (18/7).

Standar yang ada tersebut, jelas Rizal seperti penelitian dan pengabdian masyarakat. Kemudian standar keberdayaan manusia sebut Rizal, juga belum bisa di ikuti oleh sekolah kesehatan.

“Akhirnya sekolah kesehatan tertinggal. Dan tak sedikit jumlahnya yang sudah tutup,” jelasnya.

Rizal mengaku, berdasarkan pengalaman pihaknya saat turun di daerah, ada beberapa sekolah pendidikan yang terpaksa tutup. Seperti di Pekan Baru kata dia ada 3 sekolah, dan di Sumatera Utara sendiri ada 2 sekolah.

“Selain karena standar pendidikan yang tidak bisa di ikuti, ditambah lagi minat masyarakat yang semakin menurun, akhirnya membuat sekolah pendidikan itu pun terpaksa tutup,” sebutnya.

Pemerintah, ujar Rizal, memang saat ini ingin membuat jaring bagi intitusi pendidikan. Sehingga, kualitas dari lembaga pendidikan bisa yang tersedia dapat semakin ditingkatkan.

“Kalau dulu pendidikan diberi kebebasan untuk tumbuh seperti jamur dimusim hujan. Namun sekarang berubah kepada peningkatan kualitas, karena itu sekolah-sekolah yang tidak berstandar baik akhirnya tutup karena tidak bisa menyesuaikan diri,” ujarnya.

Sebelumnya, Rizal juga mengatakan, permasalahan dunia pendidikan yang lain yakni keberadaannya masih banyak terkonsentrasi diperkotaan. Sementara untuk di daerah masih sangat jauh. “Jadi pendidikan itu umumnya hanya ada di daerah yang maju,” pungkasnya (W04).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kembalikan Marwah Partai Ka'bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
Proyek Bahu Jalan Paya Gambar Disorot: Debu Bertebaran, Tanpa Plank Proyek
Adik Wawako Medan Jadi Kadiv Propam Polri, CEO Sumut24 Group: Nazly Putra Terbaik Sumut
Ikanas Sumut Prihatin Binsar Nasution Jadi Korban Kriminal, Minta Polisi Usut Tuntas
Adik Kandung  Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap, Irjen Mahmud Nazly Harahap Kini Dipercaya Jadi Kadiv Propam Polri
H. Ruslan SH Didaulat Jadi Ketua Dewan Pembina DPP PASEDA Sumut, Dorong Seni Budaya Bangkit dan Berkembang
komentar
beritaTerbaru