Kembalikan Marwah Partai Ka'bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
Kembalikan Marwah Partai Ka&039bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
News
MEDAN | SUMUT24 Setelah menunggu 45 tahun, Provinsi Sumatera Utara siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII tahun 2018.
Baca Juga:
Kesiapan itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi,M.Si melalui Assisten Kesejahteraan Sosial OK Zulkarnain pada pertemuan dengan Tim Supervisi Kementerian Agama RI pada Rabu (13/7) di Kantor Gubsu.
Kunjungan Tim Supervisi Kementerian Agama yang dipimpin oleh Direktur Penerangan Agama Islam Ditjen Binmas Islam Kemenag RI Dr Mukhtar Ali dalam rangka penilaian kesiapan Pemprov Sumut sebagai pelaksana MTQN 2018. Selain mengunjungi Sumatera Utara, Tim Supervisi lain pada saat bersamaan juga mengunjungi Provinsi Aceh.
“Sumatera Utara siap menjadi tuan rumah karena masyarakat Sumut sudah cukup lama menantikan MTQ Nasional kembali digelar setelah terakhir dilaksankan di Sumut 45 tahun yang lalu,†kata OK Zulkarnain.
Hadir dalam pertemuan Staf Ahli Pemprovsu Dr. H. Asren Nasution MA yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Qori -Qoriah dan dan Hafizh-Hafizah (IPQAH) Sumatera Utara, Ketua Harian LPTQ Sumut Prof. Dr. H. Mohd Hatta dan Plt Kabiro Binsos Muhammad serta mewakili Kakanwil Kemenag Sumut Jaharuddin.
Kehadiran Tim Supervisi menjawab surat permohonan Gubernur Sumatera Utara kepada Menteri Agama RI pada Juni lalu yang menyatakan siap sebagai tuan rumah. Asren Nasution menambahkan ribua qori dan hafizh serta hafizah mendukung penuh Provinsi Sumut untuk dapat menjadi ruan rumah. “Karena sudah 45 Sumut menunggu, terakhir MTQ Nasional diselenggarakan di Sumut pada tahun 1971 di Stadion Teladan Medan,†tambah Dr Mohd. Hatta.
Dr Mukhtar Ali menyampaikan tuan rumah penyelenggaraan MTQ Nasional tahun 2018 akan diumumkan pada penutupan MTQ tingkat nasional yang ke XXVI akan dilakasnakaan di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Juli 2016 mendatang.
Ajang lomba baca Al-Quran ini rencananya akan dibuka secara resmi oleh Presiden RI pada tanggal 30 Juli 2016 di Arena Utama Islamic Center di Kota Mataram. Supervisi menurutnya berlangsung selama dua hari dan hasilnya akan disampaikan langsung kepada Menteri Agama.
OK Zulkarnain menjelaskan dari sisi sarana dan prasarana, Sumut memiliki fasilitas yang memadai dan sudah kerap menjadi lokasi penyelenggaraan even-even nasional maupun internasional. Situasi keamanan Sumut juga kondusif dan didukung dengan kehidupan toleransi umat beragama yang baik.
Bila memang dipercaya sebagai tuan rumah, lanjut Zul, Pemprov Sumut dengan dukungan DPR siap menganggarkan dukungan pelaksanaan melalui P APBD 2016, APBD tahun 2017 dan APBD 2018.
Pemprovsu sudah berencana dan menyiapkan 40 ha areal untuk pembangunan Islamic Center yang diharapkan pembangunannya sejalan dengan pelaksanaan MTQ Nasional 2018. “Pembangunan Islamic Center Sumut dihadapkan selesai dan nantnya dapat menjadi lokasi MTQ Nasional 2018,†tambah Hatta.(W03)
Kembalikan Marwah Partai Ka&039bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
News
Proyek Bahu Jalan Paya Gambar Disorot Debu Bertebaran, Tanpa Plank Proyek
News
Adik Wawako Medan Jadi Kadiv Propam Polri, CEO Sumut24 Group Nazly Putra Terbaik Sumut
News
Ikanas Sumut Prihatin Binsar Nasution Jadi Korban Kriminal, Minta Polisi Usut Tuntas
News
Adik Kandung Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap, Irjen Mahmud Nazly Harahap Kini Dipercaya Jadi Kadiv Propam Polri
News
H. Ruslan SH Didaulat Jadi Ketua Dewan Pembina DPP PASEDA Sumut, Dorong Seni Budaya Bangkit dan Berkembang
News
Bela Negara di Era Digital, Bupati Saipullah Dorong Mahasiswa Lawan Hoaks dan Radikalisme
kota
Perkuat Sinergitas TNIPolri, Polresta Deli Serdang Beri Surprise HUT Ke81 TNI
News
BANDA ACEH Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Aceh mulai memperkuat langkah membangun organisasi dan pembinaan sepakbola mini
Sport
VANDUNG Sebanyak 25 advokat baru resmi diangkat oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perkumpulan Advokat Indonesia (PERADI) di wilayah huk
Hukum