MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19), Tim SATGAS Covid-19 untuk di Sumatera Utara terbilang masih kurang greget. Ungkapan ini dikatakan Advokat/Pengamat Kebijakan Publik, Riki Irawan SH MH kepada wartawan, Kamis (23/12/2020).
Menurutnya, dalam menyikapi virus Corona (Covid-19) ini, Tim SATGAS seharusnya tidak hanya sebatas melakukan pencegahan maupun penindakan serta imbauan seosialisasi semata, akan tetapi faktor dari dampak pandemi ini juga harus menjadi pembahasan serius.
Artinya lanjut Riki Irawan, akibat dampak dari pandemi Covid-19 ini perekonomian masyarakat menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh.
“Corona (Covid-19) yang sudah menjadi pandemi nasional dan mengakibatkan masyarakat ikut menjadi dampak dan terimbas dari masalah ekonomi. Oleh karena itu, Tim SATGAS Covid-19 di Sumatera Utara bisa mengembalikan perekonomian masyarakat stabil, dan kembali normal” ugkap Riki.
Masih dikatakan Riki, dengan melihat imbas pandemi yang dampaknya kepada masyarakat, seorang Advokat/Pengamat Kebijakan Publik ini mensinyalir, Tim SATGAS COVID-19 masih kurang megerti dan memahami pencegahan virus Corona.
Seharusnya sambung Riki, Tim SATGAS yang melibatkan TNI-Polri dan instansi terkait yang selama ini menjalankan kebijakan pemerintah agar memathi hukum Protokol Kesehatan (Prokes) hendakya tidak hanya memberikan penindakan terhadap masyarakat pelanggar Prokes. Akan tetapi solusi.
“Misal, Tim SATGAS bersama pihak yang terkait dalam penangan Covid-19 menyediakan alat kesehatan seperti masker bila mendapati dan menemukan masyarakat yang tidak memakai masker tempat umum. Begitu juga halnya dengan penyediaan antiseptik seperti hand sanitezerditempat-tempat umum. Sehingga masyarakat bener-benar memahami pentingnya hidup sehat dan turut bersama memberantas pencegahan penyebaran virus Covid-19,” ungkap Riki Irawan.
Lebih jauh dibeberkan Riki Irawan, dalam menjelang hari perayaan keagamaan seperti Natal di tahun 2020 dan menyambut tahun baru 2021, setidaknya petugas Tim SATGAS secara langsung dilibatkan dengan penempatan disetiap Pos Pam. Sehingga, perayaan hari besar keagamaan dan penmbutan tahun baru benar-benar dirasakan dampak aura positif bagi masyarakat, pungkas Riki.(W02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News