Rabu, 27 Mei 2026

Riki Irawan SH MH : SATGAS Covid-19 di Sumut Kurang Greget

Administrator - Kamis, 24 Desember 2020 14:21 WIB
Riki Irawan SH MH : SATGAS Covid-19 di Sumut Kurang Greget

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19), Tim SATGAS Covid-19 untuk di Sumatera Utara terbilang masih kurang greget. Ungkapan ini dikatakan Advokat/Pengamat Kebijakan Publik, Riki Irawan SH MH kepada wartawan, Kamis (23/12/2020).

Menurutnya, dalam menyikapi virus Corona (Covid-19) ini, Tim SATGAS seharusnya tidak hanya sebatas melakukan pencegahan maupun penindakan serta imbauan seosialisasi semata, akan tetapi faktor dari dampak pandemi ini juga harus menjadi pembahasan serius.

Artinya lanjut Riki Irawan, akibat dampak dari pandemi Covid-19 ini perekonomian masyarakat menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh.

“Corona (Covid-19) yang sudah menjadi pandemi nasional dan mengakibatkan masyarakat ikut menjadi dampak dan terimbas dari masalah ekonomi. Oleh karena itu, Tim SATGAS Covid-19 di Sumatera Utara bisa mengembalikan perekonomian masyarakat stabil, dan kembali normal” ugkap Riki.

Masih dikatakan Riki, dengan melihat imbas pandemi yang dampaknya kepada masyarakat, seorang Advokat/Pengamat Kebijakan Publik ini mensinyalir, Tim SATGAS COVID-19 masih kurang megerti dan memahami pencegahan virus Corona.

Seharusnya sambung Riki, Tim SATGAS yang melibatkan TNI-Polri dan instansi terkait yang selama ini menjalankan kebijakan pemerintah agar memathi hukum Protokol Kesehatan (Prokes) hendakya tidak hanya memberikan penindakan terhadap masyarakat pelanggar Prokes. Akan tetapi solusi.

“Misal, Tim SATGAS bersama pihak yang terkait dalam penangan Covid-19 menyediakan alat kesehatan seperti masker bila mendapati dan menemukan masyarakat yang tidak memakai masker tempat umum. Begitu juga halnya dengan penyediaan antiseptik seperti hand sanitezerditempat-tempat umum. Sehingga masyarakat bener-benar memahami pentingnya hidup sehat dan turut bersama memberantas pencegahan penyebaran virus Covid-19,” ungkap Riki Irawan.

Lebih jauh dibeberkan Riki Irawan, dalam menjelang hari perayaan keagamaan seperti Natal di tahun 2020 dan menyambut tahun baru 2021, setidaknya petugas Tim SATGAS secara langsung dilibatkan dengan penempatan disetiap Pos Pam. Sehingga, perayaan hari besar keagamaan dan penmbutan tahun baru benar-benar dirasakan dampak aura positif bagi masyarakat, pungkas Riki.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Asahan Lepas Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H : Pusatkan Sholat Ied dan Kurban di Alun-Alun Kisaran
Jamin Keamanan Hewan Qurban, Pemkab Asahan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh di Alun-Alun Kisaran
Ibu Cahaya dalam Kehidupan
Anggaran Melonjak 7 Kali Lipat Jadi Rp 3,7 Miliar, Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Lingkungan di Dinkes Asahan Memanas
Patahkan Dominasi 7 Tahun, Padangsidimpuan Selatan Sabet Juara Umum MTQ ke-XXV 2026, Ketua DPRD Padangsidimpuan: Kini Lebih Kompetitif
Dramatis! Padangsidimpuan Selatan Menang Tipis dan Sabet Juara Umum MTQ ke-XXV
komentar
beritaTerbaru