Rabu, 30 September 2026

Riki Irawan SH MH : SATGAS Covid-19 di Sumut Kurang Greget

Administrator - Kamis, 24 Desember 2020 14:21 WIB
Riki Irawan SH MH : SATGAS Covid-19 di Sumut Kurang Greget

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19), Tim SATGAS Covid-19 untuk di Sumatera Utara terbilang masih kurang greget. Ungkapan ini dikatakan Advokat/Pengamat Kebijakan Publik, Riki Irawan SH MH kepada wartawan, Kamis (23/12/2020).

Menurutnya, dalam menyikapi virus Corona (Covid-19) ini, Tim SATGAS seharusnya tidak hanya sebatas melakukan pencegahan maupun penindakan serta imbauan seosialisasi semata, akan tetapi faktor dari dampak pandemi ini juga harus menjadi pembahasan serius.

Artinya lanjut Riki Irawan, akibat dampak dari pandemi Covid-19 ini perekonomian masyarakat menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh.

“Corona (Covid-19) yang sudah menjadi pandemi nasional dan mengakibatkan masyarakat ikut menjadi dampak dan terimbas dari masalah ekonomi. Oleh karena itu, Tim SATGAS Covid-19 di Sumatera Utara bisa mengembalikan perekonomian masyarakat stabil, dan kembali normal” ugkap Riki.

Masih dikatakan Riki, dengan melihat imbas pandemi yang dampaknya kepada masyarakat, seorang Advokat/Pengamat Kebijakan Publik ini mensinyalir, Tim SATGAS COVID-19 masih kurang megerti dan memahami pencegahan virus Corona.

Seharusnya sambung Riki, Tim SATGAS yang melibatkan TNI-Polri dan instansi terkait yang selama ini menjalankan kebijakan pemerintah agar memathi hukum Protokol Kesehatan (Prokes) hendakya tidak hanya memberikan penindakan terhadap masyarakat pelanggar Prokes. Akan tetapi solusi.

“Misal, Tim SATGAS bersama pihak yang terkait dalam penangan Covid-19 menyediakan alat kesehatan seperti masker bila mendapati dan menemukan masyarakat yang tidak memakai masker tempat umum. Begitu juga halnya dengan penyediaan antiseptik seperti hand sanitezerditempat-tempat umum. Sehingga masyarakat bener-benar memahami pentingnya hidup sehat dan turut bersama memberantas pencegahan penyebaran virus Covid-19,” ungkap Riki Irawan.

Lebih jauh dibeberkan Riki Irawan, dalam menjelang hari perayaan keagamaan seperti Natal di tahun 2020 dan menyambut tahun baru 2021, setidaknya petugas Tim SATGAS secara langsung dilibatkan dengan penempatan disetiap Pos Pam. Sehingga, perayaan hari besar keagamaan dan penmbutan tahun baru benar-benar dirasakan dampak aura positif bagi masyarakat, pungkas Riki.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Turun ke Lahan Pertanian, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Tanam Jagung Bersama KNPI dan Pemuda Tani
APBD Madina 2026 Disepakati, Bupati Saipullah: Kejar Manfaat Pembangunan, Bukan Cuma Serapan
Rakor PRR di Madina, Bupati Saipullah Dorong Sinkronisasi Data untuk Percepat Pemulihan Pascabencana
Demi Pembangunan Palas, Bupati Putra Mahkota Alam Resmi Tandatangani Perubahan APBD 2026
Perkuat Budaya Continuous Improvement, BNCT Gelar Lean Training 2026 demi Wujudkan Operasional Unggul
Usung Tema "Make The Safe Choice", BNCT Gelar Global Safety Day 2026
komentar
beritaTerbaru