Kamis, 09 Juli 2026

Ratusan Ton Ikan Sarden dan Teri Mati

Administrator - Jumat, 15 April 2016 06:50 WIB
Ratusan Ton Ikan Sarden dan Teri Mati

Matinya beberapa ton ikan di Queule River Estuary,Chile, pada awal bulan ini telah merepotkan para nelayan dan warga sekitar tempat kejadian.

Baca Juga:

Menurut pernyataan di laman Dinas Perikanan dan Budidaya Air Nasional (SERNAPESCA), keseluruhan wilayah terdampak sekarang dtelah dinyatakan sebagai daerah bahaya bagi kesehatan manusia. Bangkai-bangkai ikan sarden itu juga dilarang dikonsumsi.

Dikutip dari Ecowatch, Kamis (14/4), ada 7 daerah utama yang terdampak, termasuk Playa de Los Piños sebagai yang paling parah. Kabar ini muncul di tengah-tengah kesulitan wilayah itu yang sedang bergulat mempertahankan tangkapan ikan.

Ikan sarden dan teri telah dilarang ditangkap di Chile karena penyusutan jumlahnya. SERNAPESCA memperkirakan ada ratusan ton ikan mati di air.

Seorang nelayan bernama Hernan Machua mengatakan kepada harian El Pais bahwa sekitar 1000 ton bangkai sarden telah diserok dari air dan masih ada ribuan ton lagi yang masih mengambang. Ia menambahkan bahwa bantuan pemerintah sangat diperlukan untuk pembersihan.

Minggu lalu, SERNAPESCA dalam Twitter-nya memposting sejumlah gambar yang  memperlihatkan betapa luasnya kumpulan bangkai sarden itu. (int)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Pastikan Stok Beras Aman, Bulog Siapkan Cadangan hingga Enam Bulan
Wali Kota Tanjungbalai dan Demokrat Perkuat Kolaborasi Gerakan Indonesia ASRI, Dorong Kepedulian Lingkungan
Dokter PPDS FK USU Jalani Pengabdian di Nias Utara, Ungkap Tantangan Layanan Kesehatan
Wakil Bupati Asahan Dukung Penuh Jamda XI Pramuka Sumut, Wadah Lahirkan Pemuda Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin
Resmi Dimulai! Bupati Madina Saipullah Nasution Canangkan Bedah 505 Rumah, Target 5.000 Unit Selama Era Prabowo
Pesan Tegas Wabup Paluta Saat Lantik 6 Pejabat: Buktikan Amanah dengan Kinerja, Bukan Sekadar Jabatan
komentar
beritaTerbaru