Selasa, 12 Mei 2026

Trend Terapi Batu Panas v Berbaring di Rel KA

Administrator - Rabu, 29 Juni 2016 05:48 WIB
Trend Terapi Batu Panas v Berbaring di Rel KA

Ada beberapa berita tentang manfaat pengobatan dengan kristal, tapi belakangan ini sejumlah wanita separuh baya di Shaanxi, China, menemukan cara baru menjaga kesehatan.

Baca Juga:

Dikutip dari Mashable pada Selasa (28/6) laporan CCTV News menampilkan foto sejumlah wanita merebahkan diri di atas batu-batu raksasa di dalam taman Xi’an.

Wanita-wanita dengan handuk di kening mereka telah menjadi pemandangan yang lazim. Ketika ditanyai oleh wartawan, mereka mengaku bahwa berbaring di batu yang panas dapat mengusir penyakit.

Menurut para wanita itu, waktu terbaik untuk meraih manfaat “kedokteran” adalah antara pukul 15.00 dan 16.00 sore.

Para dokter telah memberi peringatan akan bahaya paparan matahari dalam waktu lama, namun amaran itu tidak terlalu didengar. Terapi semacam itu pernah marak di Indonesia. Pada tahun 2011 lalu, terapi rel listrik di sekitar Stasiun Rawabuaya, Jakarta Barat jadi sorotan.

Tak hanya di dalam negeri, tapi juga sampai mendunia. Sejumlah kantor berita dan media asing memberitakannya.

Menurut mereka yang melakukannya, berbaring di rel listrik bisa mengobati sejumlah penyakit. Bahkan ada rumor seorang pria yang separuh lumpuh akibat stroke sembuh setelah rutin berbaring melintang di rel.

Energi listrik dari rel kereta juga diyakini meningkatkan vitalitas tubuh, juga mengobati penyakit seperti darah tinggi, diabetes, rematik, asam urat, obesitas dan kolesterol tinggi. (int)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
Akhirnya Terwujud! Gerak Cepat Bupati Saipullah Nasution, Lion Air Bakal Buka Rute Penerbangan ke Mandailing Natal
Sentuhan Kehangatan Kapolres Samosir di SDN 22 Sigaol Marbun
Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara
Mencari Calon Ketua Umum PBNU yang Bersih dan Berakhlak
Puskesmas Medan Labuhan Pastikan Kondisi Bayi Salwa Membaik dan Berat Badan Meningkat Pasca Operasi
komentar
beritaTerbaru