LUBUK PAKAM | SUMUT24
Baca Juga:
Adi (11) bocah penderita gizi buruk mengaku diterlantarkan oleh pamannya bernama Koko di Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan. Adi yang sempat dirawat di RS Bhayangkara Medan berasal dari Medan Marelan tersebut kini dirawat di RSUD Deli Serdang.
Menurut Ibu Adi bernama Evi dan ayahnya bernama Ucok, sebagaimana yang diberitakan bahwa Pemkab Deli Serdang disebut belum bisa mengatasi permasalahan gizi buruk, hal itu tidak benar.
“Hal itu tidak benar seperti yang diberitakan Harian Medan,” ucapnya. Malah katanya, untuk permasalahan gizi buruk, Bupati Deli Serdang setiap saat memerintahkan dan mengingatkan semua SKPD maupun Camat untuk tanggap dan mengantisipasi setiap permasalahan yang terjadi di wilayah kerjanya, termasuk permasalahan kesehatan dan masalah lainnya.
Untuk masalah Adi yang dirawat di RSUD Deli Serdang, meskipun bukan warga Deli Serdang, tetapi Bupati H Ashari Tambunan memerintahkan Direktur RSUD Deli Serdang Dr H Isnainy Dakhri untuk tetap merawat Adi, seperti pasien lainnya.
Hal itu disampaikan Kadis Infokom Deli Serdang Dr. Haris Binar Ginting ketika mengunjungi pasien tersebut, yang dirawat di Ruang Dahlia RSUD Deli Serdang, Lubuk Pakam, yang menurut Haris bahwa kondisinya semakin membaik, Kemarin.
Kadis Infokom berharap agar keluarga Adi dapat menjenguknya, yang sampai saat ini masih terus dirawat di RSUD Deli Serdang. Kadis Infokom menyesalkan pemberitaan tentang Adi yang bergizi buruk tidak dikonfirmasi terlebih dahulu, sehingga terjadi kesalahan infomasi yang setelah dicek ternyata Adi bukan warga Deli Serdang. (ade)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News