Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
BINJAI | SUMUT24 Ibu mana tak meradang dan menangis histeris, melihat si buah hatinya tewas secara mengenaskan. Tergilas mobil. Begitujuag Wiwit (38).
Baca Juga:
Ibu muda ini berteriak histeris dan menangis sekuat-kuatnya, ketika melihat anak bungsunya Isti Opa (3) tewas dilindas mobil CRV BK 1969 EL, milik dokter bertugas di RS Bangkatan, Binjai, Kamis (16/6) sore.
Pedagang ayam penyet yang biasa berjualan di depan rumah sakit milik PTPN 2 tersebut, tidak menyangka kalau supir dokter Edward, Syamsudin (63) warga Tandam Hulu I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang itu melindas anaknya hingga tewas.
Bahkan, Syamsudin yang baru saja pulang mengantarkan istri dokter Edward itu, baru tahu kalau dia menabrak Isti Opa, setelah Wiwit berlari dan berteriak menghentikan mobil. Anakku, anakku,†teriak Wiwit sembari belari ke arah mobil.
Usai menghentikan mobil milik dr Edward, Isti Opa sudah tidak bernyawa lagi dan terjepit di bawah kolong mobil kelas mewah itu. “Saya tidak melihat ada anak-anak. Saya juga tidak merasakan menabrak,†kata Syamsudin yang mengaku tidak tahu apa-apa.
Usai mengeluarkan bocah dari pasangan suami istri Wiwit dan Koko (40) dari kolong mobil, Isti Opa langsung dibawa ke rumah sakit Bangkatan Binjai. Namun sayang, anak ke 3 dari 3 bersaudara itu nyawa nya tidak dapat tertolong lagi.
Usai membersihkan jenazah Isti Opa, jenazahnya kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Gunung Jaya Wijaya, Kelurahan Binjai Estate, Binjai Selatan. Sedangkan adik kandung korban saat ditemui di lokasi mengatakan tidak menerima kejadian yang telah menewaskan keponakannya, begitu ayah korban kokoh .
“Tolong selesaikan masalah ini secara hukum , saya tidak terima atas kejadian ini†ujar Kokoh sambil menangis. Menurut pengakuan Syamsudin, dia baru saja menghantarkan istri dokter Edward pulang ke rumah. Usai mengantarkan istri sang dokter, Syamsudin pun kembali ke rumah sakit umum perkebunan Bangkatan.
Saat mobilnya masuk, Syamsudin tidak melihat Isti Opa yang sedang duduk-duduk di lantai warung ayam penyet. “Sumpah. Saya sama sekali tidak melihat ada dia (korban) disitu,†katanya lagi.
Kanit Laka Lantas Polres Binjai Ipda BT Tua Hutagalung menyebutkan saat ini pihaknya masih memeriksa saksi atas kejadian tersebut. “Kami masih periksa saksi,†katanya. (met)
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Bank Sumut Gandeng Tiga LPKSO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi DPD FKN Sumut dan SAS Center, Dukung Dua Agenda Akbar di Medan
kota
Buka Muswil III SAPMA PP Sumut, Ijeck Tegaskan Kader Harus Jauhi Narkoba, Firmansyah Kembali Terpilih
News
Sutrisno Pangaribuan Nilai Bobby Nasution Melecehkan DPRD Sumut karena Tinggalkan Rapat Paripurna
kota
Polsek Medan Area Tangkap Sekuriti Rampas HP Wanita Lansia saat Duduk di Kursi Roda
kota
3 Korban Tewas Ledakan Grand Polonia Teridentifikasi
kota
sumut24.co MedanWanita Karo Indonesia (WKI) berkolaborasi dengan Kaukus Perempuan Parlemen RI menggelar Seminar Dialog Interaktif di Kanto
Umum
Monthly Upgrade Academy Perkuat Pemahaman Sejarah dan Nilai Luhur UNPAB sebagai Fondasi Kemajuan Institusi
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyerahkan hadiah kepada lima wajib pajak asal Kota Tanjung
News