PSMS Menang Telak 6-0 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
PSMS Menang Telak 60 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
News
LABUHANBATU|SUMUT24.co
Baca Juga:
Selamat jalan sahabat wartawan Sumut24 (Muksin) kepergianmu meninggalkan kenangan sesama propesi kuli tinta di Labuhanbatu. Kepergianmu tanpa ada sebab diantara pengiat kuli tinta. Namun itu semua sudah takdir bagi insan yang hidup di dunia yang bernyawa pasti akan mengalami kematian. Itu sudah janji Allah Swt.
Sesosok jasad salah seorang wartawan cetak Harian Sumut24 yang bertugas di kabupaten Labuhanbatu pertama kali ditemukan warga sudah tidak bernyawa di kediamannya, di jalan Siringo- ringo gang Rukun kelurahan Sirandorung kecamatan Rantau Utara kabupaten Labuhanbatu, Jum’at (5/6/20).
Dugaan sementara beliau (Muksin) meninggal dunia akibat dari arus listrik, terlihat dari posisi jasad yang sedang memegang kabel cok sambung yang sepertinya juga ia sedang memperbaiki kabel tersebut dan disekitar jasadnya ditemukan juga alat kerja berupa obeng.
Diperkirakan ia sudah meninggal dunia selama tiga hari, kondisi tubuhnya saat ditemukan dalam posisi terlentang, badan bengkak dan menghitam.
Menurut keterangan tetangganya yang tidak mau disebutkan namanya kepada awak media mengatakan, “Beberapa hari ini rumah korban tutup terus tidak terlihat aktifitas, adapun orang yang datang mengedor- gedor pintu tidak ada yang menjawab dan membukanya.”katanya.
Sementara itu dari keterangan sepupu Almarhum, Niar Siregar mengatakan, “Paman beberapa hari ini tidak kelihatan dan kami tadi kemari bermaksud untuk mengabarinya kalau ibundanya sedang di rumah sakit.”
“Ibundanya sudah tiga hari di rumah sakit bang, makanya kami mau ngasih tahu tadi maksudnya. Nggak tahu rupanya korban sudah meninggal dunia, itupun diketahui setelah digedor- gedor pintu rumah tidak juga dibuka lalu dibongkarlah jendela depan dan setelah terbuka terlihat tubuh korban sudah tergeletak di lantai dengan kondisi terlentang badannya menghitam dan mengeluarkan bau tidak sedap,” terang Niar.
Wahyudi salah satu rekan satu Media tim wartawan sumut24, pada hari rabu pagi pukul 08 : 00 wib mencoba menghubugi ponsel almarhum niat ingin berjumpa dengannya berhubung suasana idul fitri (Lebaran) .
“Saya coba menelepon dengan panggilan berulangkali sekitar 6 kali panggilan tidak menjawab, Lalu saya coba menggunakan whatsapp, tanda pesan telah masuk namun tidak berbalas, Selang beberapa waktu ponsel almarhum pun tidak aktip lagi, akhirnya saya memutuskan membatalkan berjumpa dengan beliau, kirain beliau marah sama saya karna, dari bulan ramadhan itu beliau ngajak jumpa dengan saya, dua hari kemudian saya dapat kabar almarhum sudah meninggal ditemukan rumahnya” tutur Wahyudi
Informasi yang dihimpun, korban bernama muksin pekerjaan sehari- hari sebagai wartawan dan diketahui bahwa selama ini korban tinggal sendirian di rumah karena sedang dalam problem keluarga.
Hingga berita ini diturunkan almarhum (Muksin) sudah dievakuasi oleh tim BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kabupaten Labuhanbatu bersama petugas kepolisian Polres Labuhanbatu dan dibawa ke RSUD Rantauprapat mengunakan ambulance Pemuda Pancasila Labuhanbatu untuk dilakukan visum sebelum dibawa ke rumah orang tuanya.(W28).
PSMS Menang Telak 60 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
News
BIREUEN Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) Aceh, Anwar Tgk Rabo, meminta pihak terkait memberikan kejelasan mengenai informasi yang menyebut
News
Tak Ingin Molor, Wali Kota Padangsidimpuan Koordinasi dengan BPKP Soal Percepatan Huntap
News
Pengurus PP Polri Tapsel 20262031 Dikukuhkan, Kompol Purn Daulat Mhd Zein Harahap Jadi Ketua
News
World Cleanup Day di Huta Godang, Wabup Tapsel Jafar Ingatkan Ancaman Erosi dan Perubahan Iklim
News
DPC Hima Lubis Kota Medan Resmi Dilantik, Ini Pesan Wakil Wali Kota
Kota
Harmoni Milad ke27 Pendawa Indonesia Sukses dan Meriah
News
JAKARTA Sumut24.co PT Perkebunan Nusantara I (Persero) atau PTPN I terus mengoptimalkan aset perkebunan untuk mendukung penguatan kedaulat
News
Investor China Jajaki Industri Daur Ulang di Deli Serdang
News
RSUD Amri Tambunan Mulai Layani Kateterisasi Jantung, Kasus Serangan Jantung Darurat Ditangani
News