Sabtu, 04 April 2026

Selamat Jalan Sahabat Wartawan Harian SUMUT24 Labuhanbatu

Administrator - Jumat, 05 Juni 2020 16:30 WIB
Selamat Jalan Sahabat Wartawan Harian SUMUT24 Labuhanbatu

LABUHANBATU|SUMUT24.co

Baca Juga:

Selamat jalan sahabat wartawan Sumut24 (Muksin) kepergianmu meninggalkan kenangan sesama propesi kuli tinta di Labuhanbatu. Kepergianmu tanpa ada sebab diantara pengiat kuli tinta. Namun itu semua sudah takdir bagi insan yang hidup di dunia yang bernyawa pasti akan mengalami kematian. Itu sudah janji Allah Swt.

Sesosok jasad salah seorang wartawan cetak Harian Sumut24 yang bertugas di kabupaten Labuhanbatu pertama kali ditemukan warga sudah tidak bernyawa di kediamannya, di jalan Siringo- ringo gang Rukun kelurahan Sirandorung kecamatan Rantau Utara kabupaten Labuhanbatu, Jum’at (5/6/20).

Dugaan sementara beliau (Muksin) meninggal dunia akibat dari arus listrik, terlihat dari posisi jasad yang sedang memegang kabel cok sambung yang sepertinya juga ia sedang memperbaiki kabel tersebut dan disekitar jasadnya ditemukan juga alat kerja berupa obeng.

Diperkirakan ia sudah meninggal dunia selama tiga hari, kondisi tubuhnya saat ditemukan dalam posisi terlentang, badan bengkak dan menghitam.

Menurut keterangan tetangganya yang tidak mau disebutkan namanya kepada awak media mengatakan, “Beberapa hari ini rumah korban tutup terus tidak terlihat aktifitas, adapun orang yang datang mengedor- gedor pintu tidak ada yang menjawab dan membukanya.”katanya.

Sementara itu dari keterangan sepupu Almarhum, Niar Siregar mengatakan, “Paman beberapa hari ini tidak kelihatan dan kami tadi kemari bermaksud untuk mengabarinya kalau ibundanya sedang di rumah sakit.”

“Ibundanya sudah tiga hari di rumah sakit bang, makanya kami mau ngasih tahu tadi maksudnya. Nggak tahu rupanya korban sudah meninggal dunia, itupun diketahui setelah digedor- gedor pintu rumah tidak juga dibuka lalu dibongkarlah jendela depan dan setelah terbuka terlihat tubuh korban sudah tergeletak di lantai dengan kondisi terlentang badannya menghitam dan mengeluarkan bau tidak sedap,” terang Niar.

Wahyudi salah satu rekan satu Media tim wartawan sumut24, pada hari rabu pagi pukul 08 : 00 wib mencoba menghubugi ponsel almarhum niat ingin berjumpa dengannya berhubung suasana idul fitri (Lebaran) .

“Saya coba menelepon dengan panggilan berulangkali sekitar 6 kali panggilan tidak menjawab, Lalu saya coba menggunakan whatsapp, tanda pesan telah masuk namun tidak berbalas, Selang beberapa waktu ponsel almarhum pun tidak aktip lagi, akhirnya saya memutuskan membatalkan berjumpa dengan beliau, kirain beliau marah sama saya karna, dari bulan ramadhan itu beliau ngajak jumpa dengan saya, dua hari kemudian saya dapat kabar almarhum sudah meninggal ditemukan rumahnya” tutur Wahyudi

Informasi yang dihimpun, korban bernama muksin pekerjaan sehari- hari sebagai wartawan dan diketahui bahwa selama ini korban tinggal sendirian di rumah karena sedang dalam problem keluarga.

Hingga berita ini diturunkan almarhum (Muksin) sudah dievakuasi oleh tim BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kabupaten Labuhanbatu bersama petugas kepolisian Polres Labuhanbatu dan dibawa ke RSUD Rantauprapat mengunakan ambulance Pemuda Pancasila Labuhanbatu untuk dilakukan visum sebelum dibawa ke rumah orang tuanya.(W28).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
Kajatisu Harli Patut Diapresiasi Sikap Ksatria Dengan Permintaan Maaf, Riza Usty Siregar: Ini Baru Pemimpin
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
Dorong Pelayanan Publik Lebih Baik, Sekda Madina Afrizal Nasution Minta ASN Tingkatkan Disiplin
komentar
beritaTerbaru