Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:Sudirman alias Pai (35), warga Tumpatan Nibung, Kecanatan Batang Kuis, Deliserdang korban keganasan pelaku penyiksaan dan pembakaran hidup-hidup oleh seorang resedivist di Pasar IX Tembung, Percut Seituan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RS Pirngadi Medan, meski korban sempat mendapat perawat medis di Rumah Sakit.
- Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
- Pemkab Madina Siapkan Gedung Lama RSUD Panyabungan Jadi Sumber PAD, BRI hingga Pusat Rehabilitasi Masuk Rencana
- MAHAJAYA Jadi Wadah Persatuan Marga Harahap, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Sambut Sinergitas Baru
Informasi yang dihimpun, pelaku pembakar hidup-hidup korbannya ini berinisial, BS (30), manusia berdarah dingin ini juga seorang mantan narapidana pernah menjalani hukuman penjara di Lampung kasus curanmor, dia mengaku malakukan aksi kejinya itu karena kesal dengan korban, lantaran istri pelaku disenyalir diajari mengkonsumsi narkoba hingga menjadi gelap mata untuk menghabisi nyawa korban.
Pada hari naas itu, pelaku dengan nekat menenteng sebuah botol bekas kemasan air mineral yang berisi bensin dan sebuah martil ditangan kanannya. Kabarnya dia ada uang hasil penjualan handponnya, dengan kesalnya dia mencari Sudirman kesana kemasu dan akhirnya korban berhasil ditemukannya di kawasan Lapangan Sepakbola Reformasi, Pasar 9, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Warga masyarakat yang mengetahui aksi nekat pelaku ini langsung tersentak dan berusaha membantu memadamkan api yang membakar tubuh korban. Setelah api dapat dipadamkan, korban selanjutnya dilarikan ke rumah sakit Citra Media sebelum akhirnya dirujuk ke RS Pirngadi Medan.
Setelah mendapat perawatan beberap jam “Korban akhirnya meninggal dunia di rumah sakit Pirngadi Medan,” hal tersebut dikatakan Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri, saat ditemui wartawan di Mako Polsek Percut Seituan.
Lanjut Kompol Faidil, atas kerja keras personilnya dilapangan akhirnya pelaku dapat kita amankan, sekarang masih dalam pemeriksaan.
“Dalam pemeriksaan kita pelaku mengaku, kalau aksi sadisnya itu karena kesal terhadap korban yang katanya mengajari istrinya nyabu, saat dirinya didalan penjara di Lampung. Beberapa orang saksi juga sudah dimintai keterangan untuk melengkapi pemeriksaan termasuk menyita barang bukti yang digunakan pelaku menganiaya korban. Tutup Kompol Faidil.(W05)
Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
kota
Pemkab Madina Siapkan Gedung Lama RSUD Panyabungan Jadi Sumber PAD, BRI hingga Pusat Rehabilitasi Masuk Rencana
kota
MAHAJAYA Jadi Wadah Persatuan Marga Harahap, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Sambut Sinergitas Baru
kota
Nashya Balqish Efendvy Siregar Harumkan Nama Medan, Juara I Desain Poster FLS3N Sumut
kota
Polres Tapsel Raih Nilai IKPA Sempurna 100 dari Kemenkeu, AKBP Anton Santoso Bukti Komitmen Kelola Anggaran Secara Transparan
kota
Pria 44 Tahun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bertransaksi Sabu,Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Sita Barang Bukti 1,36 Gram
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Sambangi KPPN, Bahas Penguatan Sinergitas dan Koordinasi Kelembagaan
kota
Di Hari Bhakti Adhyaksa 2026, Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Sambangi Kejari Tapsel, Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Narkoba
kota
Momen Hangat! Kapolres Padangsidimpuan Datangi Kejari, Bawa Surprise di Hari Bhakti Adhyaksa
kota
Rapat Paripurna DPRD Tapsel Soroti APBD 2025, Gus Irawan Ungkap Capaian Keuangan Daerah yang Positif
kota