Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
- Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
- Pemkab Madina Siapkan Gedung Lama RSUD Panyabungan Jadi Sumber PAD, BRI hingga Pusat Rehabilitasi Masuk Rencana
- MAHAJAYA Jadi Wadah Persatuan Marga Harahap, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Sambut Sinergitas Baru
Warga dan penghuni kos-kosan di Jalan Mesjid, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Senin (12/11) siang sekira pukul 11.30 Wib, mendadak dihebohkan dengan penemuan sesosok jasad yang sudah tidak bernayawa didalam kamar kos.
Adapun sesosok jasad yang ditemukan tewas didalam kamar kos-kosan tersebut bernama, Sarwanan (25), warga Gg Plamboyan No. 22, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal di temukan tewas di kamar No A20 Kos-kosan REJ Residen Jalan Mesjid, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia.
Informasi dihimpun wartawan di TKP, penemuan mayat tersebut berawal dari penjaga Kos-kosan (SP) mencium bau yang tak sedap. Kemudian SP mencari sumber bau tersebut sambil mengelilingi kamar Kos-kosan.
Lalu, penjaga kos-kosan tersebut terkejut saat tiba di lantai II Kamar No. A20 SP, jika dirinya mendapati, sumber aroma tak sedap berasal dari dalam kamar tersebut. Lalu penjaga kos mengetuk pintu kamar namun tak ada jawaban dari dalam.
Merasa curiga penjaga kos-kosan tersebut langsung membuka pintu kamar kos yang didapatinya tidak terkunci langsung menuju kedalam kamar dan mendapati jasad seorang laki-laki berkulit hitam terlentang di lantai.
Melihat temuan itu, kemudian penjaga Kos-kosan langsung bergegas pergi untuk menghubungi keluarga korban guna memberitahukan hal tersebut.
Tidak berselang beberapa lama, keluarga korban bersama penjaga kembali ke kos-kosan untuk mengecek bahwa korban benar keluarganya.
Mengetahui korban adalah keluarganya, mereka melaporkan ke Kepling Link III, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia. Lalu Kepling menghubungi Petugas Polsek Helvetia.
Mendapat laporan tersebut Petugas Helvetia yang di pimpin Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia IPTU Rian langsung turun ke TKP dan menghubungi petugas INAFIS Polrestabes Medan.
Setelah dilakukan oleh TKP dan identifikasi olah INAFIS Polrestabes Medan, tidak ada di temukan tanda-tanda penganiayaan di jasad korban dan korban langsung di bawa ke RS Bhayangkara Medan guna otopsi.
Informasi yang didapat dari penjaga Kos-kosan (SP) korban terlihat masuk ke kamar terakhir kali, Sabtu (10/11) sekira pukul 23.00 WIB.(W02)
Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
kota
Pemkab Madina Siapkan Gedung Lama RSUD Panyabungan Jadi Sumber PAD, BRI hingga Pusat Rehabilitasi Masuk Rencana
kota
MAHAJAYA Jadi Wadah Persatuan Marga Harahap, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Sambut Sinergitas Baru
kota
Nashya Balqish Efendvy Siregar Harumkan Nama Medan, Juara I Desain Poster FLS3N Sumut
kota
Polres Tapsel Raih Nilai IKPA Sempurna 100 dari Kemenkeu, AKBP Anton Santoso Bukti Komitmen Kelola Anggaran Secara Transparan
kota
Pria 44 Tahun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bertransaksi Sabu,Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Sita Barang Bukti 1,36 Gram
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Sambangi KPPN, Bahas Penguatan Sinergitas dan Koordinasi Kelembagaan
kota
Di Hari Bhakti Adhyaksa 2026, Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Sambangi Kejari Tapsel, Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Narkoba
kota
Momen Hangat! Kapolres Padangsidimpuan Datangi Kejari, Bawa Surprise di Hari Bhakti Adhyaksa
kota
Rapat Paripurna DPRD Tapsel Soroti APBD 2025, Gus Irawan Ungkap Capaian Keuangan Daerah yang Positif
kota