Rabu, 27 Mei 2026

Kasus Tewasnya 4 Orang Dalam 1 Keluarga, Polisi Mengarah Pelaku Ke James Samosir

Administrator - Kamis, 25 Oktober 2018 14:35 WIB
Kasus Tewasnya 4 Orang Dalam 1 Keluarga, Polisi Mengarah Pelaku Ke James Samosir

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan terhadap penemuan mayat satu keluarga dalam rumah di Desa Tambun Sukkean, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, Rabu (24/10) pukul 12.30 WIB.

Karenanya, untuk mengetahui penyebab pasti kematian James Samosir (30), istri Rosalina br Gultom (30), dan kedua anaknya, Pransiskus Esodorus Samosir (2), serta Rauli Agnes Samosir (5), keempat jenazah pun diboyong ke RS Bhayangkara, Medan untuk dilakukan otopsi.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja SIK menyampaikan, berdasarkan fakta-fakta yang digali dilapangan, serta pemeriksaan terhadap 8 orang saksi, pelaku pembunuhan terhadap 4 orang sekeluarga tersebut justru mengarah kepada James sendiri. Dimana, setelah menghabisi nyawa keluarganya James lalu melakukan bunuh diri.

“Tidak tertutup kemungkinan pelaku penganiyaan yang mengakibatkan meninggalnya para korban adalah atas nama James Samosir. Ia terlebih dahulu melakukan penganiyaan terhadap istri dan anaknya, yang selanjutnya melakukan upaya bunuh diri dengan cara menyayat urat nadi tangan sebelah kiri dengan menggunakan pisau yang telah tergantung di dapur rumah korban,” ungkapnya kepada wartawan.

Tatan menyebutkan, hal tersebut dipicu oleh rasa sakit hati James Samosir terhadap istrinya yang sering meninggalkan rumahnya dan tinggal dirumah orangtua dan kakaknya serta membawa anak-anaknya.

Selain itu, sambung Tatan, pihak keluarga korban juga tidak tertutup kemungkinan merasa keberatan dan meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas tindak pidana pembunuhan tersebut.

“Tidak tertutup kemungkinan sebelum melakukan pembunuhan korban bernama James Samosir sudah dalam kondisi mabuk alkohol jenis tuak,” jelasnya.

Prediksi tersebut, terang Tatan diambil berdasarkan dari analisa kepolisian, yang menyatakan, jika hubungan rumah tangga korban dalam 6 bulan terakhir sudah tidak harmonis yang ditandai dengan istri korban bersama dengan anaknya sering pergi dan menginap di rumah orang tua korban.

Selain itu juga diketahui bahwa hasil penjualan tuak deresan James Samosir, tidak pernah diserahkan oleh Rosalina kepada suaminya.

“Sebelumnya, pada tanggal 19 Oktober 2018 lalu, berdasarkan keterangan bidan Desa Tambun Sukkean bernama Arta Marpaung, korban Rosalina Gultom juga pernah datang ke Posyandu dengan kondisi wajah memar untuk memeriksa anaknya yang sedang sakit dan korban menyatakan bahwa dia telah hamil sekitar 6 (enam) bulan. Selain itu diketahui bahwa kondisi fisik korban Rosalina Gultom adalah cacat tunawicara (bisu),” pungkasnya.

Guna penyegaran, penemuan jasad 4 orang sekeluarga ini bermula pada, Rabu (24/10) pukul 10.00 WIB oleh warga bernama, Jonson Sinaga yang merupakan tetangga korban merasa curiga karena kerbau milik korban masih berada di bara (bagian bawah rumah adat batak toba tempat ternak).

Selanjutnya Jonson lalu memberitahukan hal tersebut kepada tetangga sekitar rumah korban dan bersama aparat Desa, Leo Sinaga dan Darwis simanjuntak mencoba mengintip kedalam rumah.

Namun karena tidak dapat melihat situasi dalam rumah, mereka pun melaporkan kepada Kepala Desa, Masbun Sinaga. Singkat cerita, setelah masuk kedalam rumah, warga pun menemukan para korban tewas dengan bersimbah darah.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi berupa, pisau dengan sarung yang berlumuran darah, Kain/pakaian anak anak korban, satu batang balok kayu berukuran 1 meter, serta botol racun hama merk gramoxone 1 (satu) buah, beber KOmbes Pol Tatan.(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kadin Indonesia Tebar Hewan Kurban di Tebet, Perkuat Semangat Gotong Royong
Rayakan Idul Adha, Pemkab Toba Serahkan Kurban Sembelih
Gubernur Bobby Nasution Salat Iduladha Bersama Ribuan Warga Binjai, Pemprov Sumut Salurkan 167 Hewan Kurban
Dirut Perumda Tirtanadi Serahkan 13 Ekor Hewan Sapi Kurban
Wali Kota Medan Tegaskan Esensi Kurban: Kebahagiaan Itu Bukan untuk Dinikmati Sendiri
Refleksi Iduladha, Rico Waas Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial dan Jaga Lingkungan
komentar
beritaTerbaru