Jatanras Polres Asahan Sisir Rawan, Tiga Remaja Diamankan : Dua Celurit Disembunyikan di Atap Rumah
sumut24.co ASAHAN, Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan menggelar patro
News
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
M Syafrizal Nasution (22), terpaksa harus menjalani hari-harinya dibalik jeruji besi Polsek Percut Seituan Polrestabes Medan. Pasalnya, pria warga Dusun II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percutseituan, Deliserdang ini diamankan usai membegal korbanya.
Ironisnya, terduga pelaku begal saat melakoni aksinya mengaku sebagai petugas polisi yang bertugas di Polsek Percutseituan.
Kapolsek Percut Seituan Kompol Faidil Zikri SH SIK kepada wartawan mengatakan, peristiwa itu terjadi, saat korban bersama temannya sedang duduk di pinggir jalan didatangi oleh pelaku.
“Saat menghampiri korban, pelaku mengaku polisi, dan meminta korban untuk memperlihatkan STNK sepeda motor yang dibawa korban. Karena korban tidak membawa STNK, pelaku membawa korban dengan alasan mau dibawa ke mako,” sebut Kompol Faidil, Senin (3/9).
Lalu sambung Kompol Faidil, korban kemudian dibonceng pelaku. Namun sesampainya di Desa Tambak Bayan, pelaku menghentikan laju kendaraan disalah satu rumah kosong.
Lanjut Kompol Faidil, sebelum membawa kabur sepeda motor korban, pelaku sempat mengatakan kepada korban, mau berdamai dengan meminta uang sebesar Rp700 ribu atau dibawa ke Mako.
“Karena tidak mempunyai uang, korban dibawa jalan-jalan oleh pelaku. Korban sudah mulai curiga, ia pun teriak ‘begal-begal’ namun pelaku berusaha menarik kunci kontaknya dan menjatuhkan korban,” ujar Kompol Faidil.
Kemudian dijelaskan orang nomor satu di Mapolsek Percut Seituan ini, warga yang mendengar teriakan korban, datang dan mengamankan pelaku. Usai mengamankan pelaku, warga mengubungi Polisi.
“Personil piket yang menerima informasi dari warga bahwa telah diamankannya pelaku perampasan sepeda motor langsung menuju TKP. Sesampai dilokasi, pelaku diboyong bersama barang buktinya ke Mako,” ucap Kompol Faidil.
Setelah dilakukan interogasi, pelaku mengaku nekat menjadi polisi gadungan karena ingin membantu ekonomi keluarga. Dari tangan pelaku, polisi berhasil amankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor BK 4237 AFQ.
“Dari pelaku, petugas turut mengamankan, satu buah tas berisi, pisau kecil, bong, plastik klip putih kecil kosong. Pipet, cotton bud, flash disk, tiga buah STNK, tiga buah kunci kontak, dompet.(W02)
sumut24.co ASAHAN, Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan menggelar patro
News
Dari Aspirasi Reses ke Lahan Pertanian, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani
News
Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Dorong Persatuan dan Kepedulian Sosial
News
Ternate Kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Lanjutan di Kota Ternate, Maluku Utara, mengembangkan produk olahan pangan berbasis bahan lo
Tips
Abu Dhabi, UEA Etihad Airways, maskapai nasional Uni Emirat Arab, memperkenalkanEtihad Wellbeing, sebuah program terbaru yang menghadirk
News
Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI) 2026 dapat menjadi acuan bersam
kota
Jakarta PT Federal International Finance (PT FIF) terus berupaya memperkuat komitmennya dalam membangun bisnis yang berintegritas, patuh,
News
Purwokerto Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyiapkan tindak lanjut kerja sama untuk
Tips
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meraih penghargaan Terbaik II atas Penilaian Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Keme
News
Pangandaran, PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan PTAstra dan bagian dari Astra Financial, terus memperluas manfaat
Umum