Rabu, 10 Juni 2026

Pengawas Proyek PT.KAI Nyaris Tewas Ditikam Preman

Administrator - Jumat, 12 Februari 2016 10:38 WIB
Pengawas Proyek PT.KAI  Nyaris Tewas Ditikam Preman

MEDAN | SUMUT24 Sofyan (45) warga Jalan Mandala yang seharinya bertugas sebagai pengawas proyek PT. Kereta Api Indonesia (KAI) nyaris tewas ditikam oleh preman yang diketahuinya bernama Rido. Saat Sofyan membuat laporan ke Mapolsekta Medan Area, dibagian tubuhnya tanggan kanan nya penuh dengan luka luka diakibatkan luka senjata tajam.

Baca Juga:

Sofyan menceritakan kronologis nya kepada wartawan SUMUT24, bermula saat dia melakukan kerjanya untuk mengawasi kegiatan perataan jalan yang berada di Jalan Mandala.

” Saya sedang mengawasi perataan Jalan LKMD Mandala By Pass untuk melakukan proyek pengerjaan kereta api, saat saya mengawas lalu datang Rido yang mengambil tanah galian,” ucap Sofyan, Kamis(11/2).

Saat Rido mengambil tanah tersebut, Rido perlahan lahan mendengkati sofyan secara sepontan Rido mengambil sangkurnya yang diletakan di pinggangnya.

“Rido langusng menodong perut saya, dan dia mendorong badan saya hingga terjatuh ke gumpalan tanah,” lanjut Sofyan.

Dalam posisi telentang, Gordon sempat menahan serangan Rido. Akibat insiden ini, bagian tangan kanan dan tangan kiri korban penuh hujaman sangkur.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsekta Medan Area, Ajun Komisaris Alexander Piliang yang kebetulan berada di halaman depan polsek meminta Gordon untuk membuat surat pengantar guna visum. Alex pun mengarahkan korban agar ke rumah sakit. (RC)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kejati Sumatera Utara Ajukan Banding Putusan Bebas Dugaan Korupsi Lahan PTPN I dengan Ciputra
Wakil Bupati Asahan Sambut Baik Kolaborasi Wujudkan 3.000 Rumah Layak Huni
Niat Edarkan Sabu, Malah Dapat Kamar Gratis di Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
Diskominfo Sumut Buka-Bukaan Soal Anggaran Seleksi KI Sumut 2026-2030, Capai Rp409,7 Juta
Rehabilitasi Sawah Tangga Bosi Tuntas, Pemkab Madina Kejar Target Panen Padi 4 Bulan ke Depan
Madina Ditargetkan Jadi Zona Aman Narkoba, BNN Genjot Program Pemberdayaan Ekonomi Desa
komentar
beritaTerbaru