Digitalisasi Jadi Akselerator PAD, Bank Sumut Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemda di Sumut
Tanjungbalai PT Bank Sumut (Perseroda) terus menegaskan perannya sebagai motor penggerak digitalisasi keuangan daerah sekaligus mitra stra
News
Baca Juga:
Laporan itu sesuai Surat Tanda Penerimaan Laporan nomor: STPL/B/58/II/2025/SPKT/Polres Padangsidimpuan/Polda Sumatera Utara yang diterima oleh Kanit III SPKT Polres Padangsidimpuan, Aiptu Abdul Wahab.
Dalam laporannya, Lily Lubis yang seorang wartawati salah satu media online menceritakan, pada Selasa (4/2/2025) sekira pukul 11:30 sedang melakukan liputan wawancara bersama sejumlah jurnalis di halaman Pengadilan Negeri Padangsidimpuan.
Karena wawancara berlangsung cukup lama, ia keletihan dan coba istirahat di selasar taman bunga kantor pengadilan. Tak berapa lama datang ES dan meminta Lily Lubis menjauh dari taman bunga itu.
"Gak ada izin ibu duduk di situ, lihat itu bacaan itu," kata ES. Kemudian Lily Lubis minta waktu sebentar saja untuk memulihkan kondisinya.
ES yang seorang pejabat negara di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan itu justru merasa tertantang. Iapun membentak dengan kalimat yang menghina profesi jurnalis, "Melawan kau ya wartawan bodat".
Untuk diketahui, bodat adalah monyet. Di Sumatera Utara, sebutan bodat kepada seseorang adalah bentuk hinaan, hujatan dan makian. Dengan menyebut "wartawan bodat", berarti ES telah menghina profesi jurnalis yang digeluti Lily Lubis.
Namun karena merasa terhina atas makian ES tadi, selepas istirahat siang Lily Lubis berkoordinasi dengan wartawan lainnya. Apakah persolan ini dibiarkan begitu saja atau dilanjutkan, karena ia sendiri tak terima atas makian itu.
Setelah berkoordinasi, Lily Lubis ditemani seorang wartawati lainnya mendatangi ES ke ruang kerjanya di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan. Setelah bertemu, Lily bertanya tentang maksud ES menyebut "wartawan bodat".
ES mengakui bahwa ia telah melontarkan kata "B*d*t" ke Lily Lubis. Itu dilakukannya karena merasa ditantang saat coba menegur orang yang duduk di selasar taman bunga. Setelah mendengar penjelasan itu, Lily pergi dan mengatakan telah merekam pengakuan ES itu.
"Saat saya katakan telah merekam pengakuannya yang melontarkan kata b*d*t itu ke saya, tiba-tiba bapak ES itu kaget dan kelabakan. Ia meminta-minta rekaman itu," jelas Lily Lubis.
Ditanya kenapa harus melapor ke Polisi, sedangkan beberapa hari yang lalu telah ada mediasi dengan disertai oleh sejumlah wartawan. Lily mengaku belum menerima hasil mediasi itu.
Ditanya bukankah ada foto yang menunjukkan antara ia dengan ES telah bersalaman yang menandakan telah berdamai. Lily menyebut saat akhir mediasi di Pengadilan Negeri, ES tiba-tiba datang dari arah tempat duduknya dan menarik tangan Lily yang duduk di seberang meja.
"Dia tarik tangan saya dan mengatakan, ternyata parebanmunya aku, udalah maafkanlah aku. Saya tidak terima itu, saya lepas tangannya dan langsung keluar ruangan mediasi itu," terang Lily Lubis yang kemudian membuat laporan Polisi.zal
Tanjungbalai PT Bank Sumut (Perseroda) terus menegaskan perannya sebagai motor penggerak digitalisasi keuangan daerah sekaligus mitra stra
News
Kebakaran Dini Hari di Medan Selayang, Empat Bangunan Hangus, Kerugian Ratusan Juta Rupiah
kota
Bupati Saipullah Libatkan Tokoh Masyarakat dalam TP2D, Fokus Percepatan Pembangunan Madina
kota
PMII PALUTA Cup I 2026 Diserbu Penonton, Polisi Lakukan Pengamanan Berlapis di Padang Bolak
kota
Dari Pengawalan hingga Sterilisasi, Ini Strategi Polres Tapsel Amankan Kunjungan Mendagri
kota
Semangati Atlet! Ketua DPRD Padangsidimpuan Srifitrah Munawaroh dan Ketua Umum Shokaido Sumut Turun Langsung di Pembukaan Kejurda Shokaido
kota
Bakopam Sumut Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H, Ibnu Hajar Bangkitkan Semangat Kekeluargaan
kota
Hingga H6 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih dari 3,2 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
kota
Penuh Haru, Marlina Eliyanti Rayakan Ulang Tahun dengan Santunan Anak Yatim
kota
Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pria 56 Tahun Diamankan
kota