Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Dorong Persatuan dan Kepedulian Sosial
Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Dorong Persatuan dan Kepedulian Sosial
News
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Mahasiswa Nommensen antara Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik Mesin bentrok di areal Kampus Nommensen Medan. Kedua kubupun saling lempar batu dan benda keras lainya yang terlihat di sekitar kampus.
Batu berukuran kecil dan besar serta kayu beterbangan di areal kampus tersebut.
Informasi yang diterima wartawan, menurut salah seoang mahasiswa Universitas Nommensen mengaku bernama Beny mengatakan, bentrokan terjadi berawal dari pertandingan futsal.
“Dalam pertandingan futsal, Fakultas pertanian kalah 2-3 atas Teknik Mesin. Terus enggak tahu entah kenapa mereka ribut. Dan bentroka tidak terelakan hingga sampai didalam kampus,” ucapnya, Rabu (18/4).
Sementara, menurut salah seorang Mahasiswa Nomensen lainya bernama, Tony tidak menampik, jika bentrokan terjadi lantaran bermain Futsal.
“Lantaran kalah, mahasiswa Teknik Mesin sempat berkata kotor kepada pemain mahasiswa Pertanian, sehingga menimbulkan perselisihan,” ujarnya.
Dari amatan wartawan, atas peristiwa tersebut, kedua kelompok mahasiswa berbeda jurusan itu saling lempar batu.
Dalam bentrok tersebut, juga terdengar suara bunyi ledakan seperti mercon pun ikut dilempar mahasiswa. Mendengar ledakan tersebut, Tony membenarkan bahwa ada pelemparan mercun.
Perselisihan kedua kubu tersebut, areal kampus terlihat bertebaran batu berukuran kecil dan besar, kayu dan kampus terlihat kotor karena lemparan batu dan pasir.
Ratusan Mahasiswa Universitas Nomensen sempat berbondong-bondong menyaksikan bentrokan antara Mahasiswa Pertanian dan Teknik Mesin.
Bentrok kedua fakultas tersebut sudah kondusif dan aktivitas kampus sudah kembali berjalan dengan baik, setelah polisi menengahi perselisihan kedua kubu dan pihak kampus.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Igede Sakti, terjun mengamankan bentrok dua kubu tersebut. Ia mengatakan bahwa bentrokan tersebut harus diredam pihak kampus.
“Inikan intern pihak kampus, kami hanya bisa mendamaikan, tapi kalau sudah berdampak keluar kampus, kami akan bertindak,” ujarnya saat berdiskusi dengan pihak Kampus Universitas Nomensen, Rabu (18/4).
Senada dengan AKBP Igeda Sakti, Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu, juga mengatakan polisi akan mendamaikan mahasiswa.
“Bentrokan mahasiswa ini sudah kerap terjadi di kampus ini. Jadi kalau ini berdampak keluar kami tangkapan mahasiswanya. Saya pun kaget tadi, saya kira peluru, ternyata mercun dalam bentrokan itu. Jadi saya harap, pihak kampus segera menangani masalah ini,” ucapnya saat berdiskusi dengan pihak kampus.
Seusai bentrokan tersebut, pihak kebersihan kampus pun mulai membersihkan areal kampus, karena batu kerikil serta kayu ikut bertebaran di areal kampus.(W02)
Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Dorong Persatuan dan Kepedulian Sosial
News
Ternate Kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Lanjutan di Kota Ternate, Maluku Utara, mengembangkan produk olahan pangan berbasis bahan lo
Tips
Abu Dhabi, UEA Etihad Airways, maskapai nasional Uni Emirat Arab, memperkenalkanEtihad Wellbeing, sebuah program terbaru yang menghadirk
News
Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI) 2026 dapat menjadi acuan bersam
kota
Jakarta PT Federal International Finance (PT FIF) terus berupaya memperkuat komitmennya dalam membangun bisnis yang berintegritas, patuh,
News
Purwokerto Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyiapkan tindak lanjut kerja sama untuk
Tips
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meraih penghargaan Terbaik II atas Penilaian Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Keme
News
Pangandaran, PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan PTAstra dan bagian dari Astra Financial, terus memperluas manfaat
Umum
Bekasi, POP MART, perusahaan hiburan berbasis IP terkemuka dan pelopor global dalam budaya designer toys, untuk pertama kalinya menghadirkan
Ekbis
Ternate Sebanyak 416 tenaga kerja di Maluku Utara telah menyelesaikan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch IV yang dilaksanakan di Bala
Politik