Senin, 16 Maret 2026

Delapan Pasien Rehab Berhasil Ditangkap

Administrator - Kamis, 18 Januari 2018 02:44 WIB
Delapan Pasien Rehab Berhasil Ditangkap

MEDAN | SUMUT24 Puluhan penghuni Klinik Pratama Rehabilitasi Narkona LRPPN (Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika) Bhayangkara Indonesia, melarikan diri, Selasa (16/1/2018) sekira jam 10.00 wib.

Baca Juga:

Delapan orang dari 35 orang yang melarikan diri yang disebut lantaran persoalan menu sarapan pagi tak pernah berubah itu, kembali ditangkap petugas. Aksi keributan berujung kaburnya 35 penghuni membuat pihak panti kalang kabut.

Mereka kabur dengan merusak pintu kecil di bagian kanan pintu masuk panti. Yovie Abdillah, warga Jalan Gatot Subroto, Gang Rasmi, Medan, satu di antara 8 penghuni panti kabur yang kemarin berhasil dibekuk. Dengan status rehab narkoba, dia diketahui baru 2 bulan menghuni panti itu.

“Anak saya pun ikut kabur,” kata Ros, ibu Yovie.

Beruntung Yovie yang kabur akhirnya ditangkap di rumah pamannya di Desa Sei Mencirim, Sunggal, Deliserdang. “Anak saya masih di rumah pamannya,” imbuh Ros.

Cerita Ros, sejak kecanduan narkoba, Yovie yang duda satu anak terpaksa direhab di Panti LRPPN. Yovie dilaporkan mengalami ketergantungan narkoba sudah cukup lama. “Kalau enggak salah dari SMA dia sudah kena narkoba,” jelas Ros.

Makanya, setelah mempertimbangan masa depan anaknya, mereka membawa Yovie untuk mendapatkan rehabilitasi agar dapat disembuhkan. Rusak Pintu Kecil Beberapa saksi mata mengatakan, bahwa para penghuni kabur dengan merusak sebuah pintu kecil.

“Setengah jam saat keributan, mereka langsung kabur dengan memukul pintu kecil di sebelah pintu masuk,” kata warga.

Bahkan, ia sempat menanyakan kenapa para pasien rehab itu ribut. Tak berapa lama, tepat jam 10.30 WIB, satu per satu penghuni panti pun kabur.

“Setelah pintu dirusak, ya mereka kabur dari situ ke Jalan Jawa arah Pasar Sei Sikambing,” sebut warga.

Kaburnya para penghuni panti menyisahkan beberapa para penghuni yang masih bertahan. “Ada juga yang wanita tapi mereka tidak kabur,” kata warga lagi. Selepas aksi kabur massal itu, pihak panti pun melakukan pencarian. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Buka Puasa Bersama Insan Media dan Ormas, Rico Waas Ajak Perkuat Persatuan dan Soliditas Kota Medan
Kenaziran Masjid Agung Medan Kolaborasi dengan Rumah Makan Garuda, Siapkan Ribuan Nasi Kotak untuk Jamaah Iktikaf
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
Tim Gabungan BNNP-SUMUT Razia Lokasi THM Blue Night 48 Orang Positif Narkoba Diamankan
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
Jelang Idul Fitri 2026, Personel Gabungan Siaga di Pos Yan Barumun Polres Padang Lawas
komentar
beritaTerbaru