Buka Puasa Bersama Insan Media dan Ormas, Rico Waas Ajak Perkuat Persatuan dan Soliditas Kota Medan
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat soliditas Kota
kota
Serdang Bedagai-Sumut24
Baca Juga:
Ratusan masyarakat nelayan tradisional yang mengatasnamakan Komando Perjuangan Nelayan Tradisional Serdang Bedagai (Sergai), rabu (17/1) menggelar aksi damai di kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla) Sergai yang terletak di Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah.
Aksi tersebut merupakan buntut kekecewaan masyarakat nelayan terhadap Diskanla Sergai yang dianggap tidak pro terhadap nelayan tradisional. Sebab, masyarakat nelayan menilai Diskanla lebih mendukung keberadaan pukat trawl di bandingkan nelayan tradisional.
Dalam orasinya, koordinator aksi Syahril menilai bahwa Diskanla Sergai lebih mendukung kelompok kapal trawl, hal ini terlihat tidak adanya tindakan dinas tersebut untuk mengatasi keberadaan kapal trawl di perairan Sergai, bahkan di katakan Syahril, Diskanla Sergai malah memberikan bantuan kepada kelompok kapal trawl tadi.
“Untuk mengawasi keberadaan kapal-kapal trawl yang masuk keperairan Sergai, kami para nelayan tradisional harus mengumpulkan uang, tapi apa yang dilakukan oleh Pemerintah, Pemerintah malah memberikan bantuannya kepada kelompok pendukung kapal trawl tersebutâ€kata Syahril.
Beitu juga dikatakan M Yamin saat menggantikan Syahril orasi, Ia menilai sejak ada UU 23 tahun 2015 pengawasan laut yang di ambil alih oleh provinsi tidak jalan, bahkan Diskanla yang memberikan bantuan kapal kepada kelompok pengawas sebagai hibah kini kapal tersebut sudah di jual.
“Apa sebenarnya yang sudah dikerjakan oleh Diskanla Sergai ini untuk nelayan tradisional, kapal yang di hibahkan untuk kelompok pengawas saja malah di perjual belikan, sementara kami nelayan tradisional ini tidak pernah menerima bantuanâ€ucap M Yamin.
Aksi ini pun mendapat respon langsung dari Kadis Kanla Sergai Sri Wahyuni Pancasilawati SP. Dihadapan ratusan nelayan tersebut, Kadis Kanla mengatakan, bahwa sejak lahirnya UU no 23 Tahun 2015 pengawasan laut di ambil alih oleh Provinsi membuat kabupaten tidak berani melanggar UU tersebut.
Sri Wahyuni Pancasilawati atau sering disapa Yuyun ini mengaku bahwa sejuah ini pihak Diskanla Sergai hanya sebatas melaporkan hal itu kepada pihak Provinsi yang mempunyai kewenangan tersebut.
“Saya sangat mendukung nelayan, saya juga mantan pengawasan kelautan tapi karena ada UU itu, Kabupaten tidak bisa mengambil tindakan, hanya sifatnya melaporkan ke Provinsi jika ada laporan. Dan saya siap mendampingi para nelayan ke Provinsi dan kita sama-sama berjuang, kalian boleh pengang cakap saya ini†ucap Yuyun.
Yuyun juga menjelaskan, bantuan yang diberikan ke kelompok nelayan itu bukan dari Pemkab Sergai melainkan dari Kementrian Kelautan, sedangkan Pemkab Sergai hanya mendata kelompok-kelompok nelayan yang bagus.“ Jika ada temuan nelayan maunya buat laporan agar kita bisa menindak lanjuti ke tinggat Provinsi karena Kabupaten saat ini tidak ada wewenangnya atau laporkan ke pihak Kepolisianâ€ucapnya lagi.
Usai memberikan penjelasan didepan ratusan nelayan tersebut, Kadis Kanla Sergai meminta perwakilan nelayan untuk dilakukan dialog. Dalam dialog tersebut, para nelayan dan Diskanla sepakat mendukung nelayan tradisional dan melaporkannya ke Provinsi.(Bdi)
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat soliditas Kota
kota
Medan, Sumut24.co Untuk mendukung kekhusyukan jamaah dalam menjalankan ibadah tarawih dan iktikaf selama bulan Ramadan, Kenaziran Masjid Agu
News
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
kota
Tim Gabungan BNNPSUMUT Razia Lokasi THM Blue Night 48 Orang Positif Narkoba Diamankan
kota
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
kota
Jelang Idul Fitri 2026, Personel Gabungan Siaga di Pos Yan Barumun Polres Padang Lawas
kota
Dini Hari Mencekam! Rumah Warga di Padangsidimpuan Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta
kota
Penuh Haru dan Kebersamaan, Ribuan Anak Yatim Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman Ketua Golkar Tapsel H Rahmat Nasution
kota
Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
kota
MEDAN Ibadah iktikaf pada malam ke25 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Medan mencatat sejarah baru. Sebanyak 4.363 jamaah memadati m
News