Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai: Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Petugas Unit Reskrim Kepolisian Sektor (Polsek) Delitua meringkus, Roni Tarigan (29) warga, Jalan Karang Rejo Gang Karoja No 45, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia lantaran terjerat Pasal 372 juncto 378 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan.
Ia ditangkap, Minggu (9/7) saat berada di base camp (tempat kumpul) kawasan Sari Rejo karena menggelapkan sepedamotor (sepmor) milik, Simon Bangun (51) warga Jalan Sembada 9 A Kecamatan Medan Selayang.
Informasi di kepolisian yang diterima SUMUT24 menyebutkan, kereta tersebut digelapkan tersangka (Roni-red) di Jalan AH Nasution, Kecamatan Medan Johor, Jumat (19/5) malam lalu.
Malam kejadian itu, Simon Bangun menyuruh karyawannya, Mhd Juhri Abdillah (16) untuk membeli rokok ke warung. Sejalan denganitu, Juhri pun pergi dengan mengendarai kereta Honda Beat BK 2499 ADE milik Simon (korban-red).
Setibanya di warung, Juhri bertemu dengan tersangka (Roni-red) dan meminta Juhri untuk mengantarkannya ke Jalan AH Nasution. Lantaran satu arah, Juhri pun bersedia mengantar tersangka yang duduk dibonceng oleh tersangka.
Tak lama, mereka pun sampai di depan Indomaret, Jalan AH Nasution. Tersangka yang sudah berniat menggelapkan kereta tersebut kemudian menyuruh Juhri untuk membeli jarum ke Indomaret.
Kemudian dengan polosnya, Juhri yang tak menyangka keretanya akan digelapkan tersangka, kemudian masuk ke Indomaret untuk membeli jarum.
Benar saja, begitu Juhri masuk ke Indomaret, tersangka langsung membawa lari kereta tersebut. Dua Minggu kemudian tersangka berhasil ditangkap dan hingga kini ditahan di Polsek Delitua.
Kapolsek Delitua, Kompol Wira Prayatna kepada wartawan, Rabu (12/7) mengatakan kereta tersebut dijual tersangka kepada Epi (DPO) seharga Rp1,2 juta dan uang tersebut sudah habis digunakan tersangka untuk biaya hidup.
“Seminggu setelah kejadian, korban menjumpai tersangka yang mengatakan bahwa kereta tersebut telah digadaikan. Korban meminta tersangka untuk menebus kereta itu dengan menyerahkan uang tebusan sebesar Rp1,2 juta melalui pacar tersangka yang bernama Eka (DPO).
Namun tersangka tidak juga menebus kereta itu dan bersama pacarnya menghabiskan uang tebusan yang diberikan korban tersebut,” terang Kapolsek.
Lanjut Wira, tak terima kereta milik majikannya digelapkan, korban pun melaporkan kejadian ini ke petugas Polsek Delitua yang kemudian tersangka berhasil diringkus.
“Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 372 juncto 378 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan yang ancaman hukumannya 5 tahun penjara,” jelas Wira mengakhiri.(W02)
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
kota
Pemkab Solok Sambut Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci Mekah di Asrama Haji Padang
kota
Rentetan Kecelakaan di Proyek Jalan Nasional Aek Kanopan, JAM PMII Minta Satker dan PPK Dicopot
kota
Polisi Menyamar Jadi Pembeli, Kurir Sabu di Pantai Labu Gagal Kabur Usai Dikejar Petugas
kota
Senator M. Nuh Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Daerah Terbatas Melalui Khitanan dan Pengobatan Gratis di DairiSumatera utarasumut24.co A
News
SUMUT24.CO, MEDAN Kedatangan Syaikh DR Reza Abdul Jabbar, saudagar sukses asal Selandia Baru yang juga merupakan suami dari Peggy Melati
News
Terungkap! Belanja LPJU Rp291 Miliar Jadi Paket Pengadaan Terbesar Pemko Medan Tahun 2026
News
Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gelar Jumat Curhat Bersama Masyarakat Desa Sidodadi
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar pelaksanaan Seleksi Mahasiswa Mandiri (SMM) Tahap I Tahun 2026 yang berlangsun
kota
sumut24.co MEDAN, P6T PLN (Persero) berhasil memulihkan sistem kelistrikan Sumatera Utara pada Kamis (11/6/2026) pukul 09.39 WIB. Pemulihan
kota