MEDAN | SUMUT24
Satu buronan tersangka pembunuhan anggota Sat Narkoba Polrestabes Medan, Aipda Jakamal Tarigan (40), tewas ditembak, Rabu (7/6).
Baca Juga:
Tersangka bernama Soza Nolo Lembu (35), warga Jalan Pembangunan, Pasar IV, lahan garapan Helvetia, terpaksa ditembak karena menyerang petugas menggunakan senjata tajam (sajam) saat akan ditangkap.
Penangkapan Soza Nolo Lembu dilakukan tim gabungan Jahtanras Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan, Polsekta Medan Labuhan, Polres Tapsel, Polsek Batang Toru yang dipimpin Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu.
Informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan, tersangka ditangkap dari lokasi persembunyiannya di daerah Bukit Harapan Dua, Aek Sebatang, Tapanuli Selatan (Tapsel). Dari tangan tersangka diamankan barang bukti sebilah pisau dan baju yang digunakan saat melakukan pembunuhan terhadap korban.
Kasubdit III Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Faisal Napitupulu menyebutkan, penangkapan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima informasi tentang keberadaan tersangka pada Selasa (6/6).
Dari informasi tersebut, tersangka diketahui bersembunyi dalam pelariannya di Sibolga. Namun saat tim menuju Sibolga, tersangka telah kabur berada ke rumah kerabatnya di wilayah hukum Polsek Batang Toru.
“Jadi ketika penggeledahan kita lakukan di dua rumah di Kelurahan Ria Niate, kita tidak menemukan tersangka. Tapi kemudian berdasarkan info dari saudara Januarman Halawa yang menyebutkan, tersangka berada di Dusun Aek Samata dengan kondisi Medan tidak bisa dilalui dengan kendaraan, tim terpaksa menempuh perjalanan menyusuri bukit selama 3 jam perjalanan,†sebut Faisal.
Di lokasi tersebut, petugas akhirnya menemukan tersangka yang sedang berada di kamar dengan membawa sebilah pisau di tangan kiri. Tersangka bahkan berusaha kabur melarikan diri dengan cara menyerang petugas hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas berupa tembakan.
“Tersangka kemudian meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit untuk diberikan perawatan medis. Saat ini jenazah tersangka masih berada di RS untuk keperluan otopsi dan lain sebagainya. Setelah itu akan dibawa ke Medan,†pungkasnya. (W08)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News