Senin, 06 April 2026

Puluhan Anak Muda Tanpa Identitas Diamankan Satpol PP Siantar

Administrator - Rabu, 31 Mei 2017 14:26 WIB
Puluhan Anak Muda Tanpa Identitas Diamankan Satpol PP Siantar

SIANTAR | SUMUT24 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pematangsiantar melaksanakan razia dibeberapa lokasi dengan menyisir tempat anak-anak jalanan serta kos-kosan. Hasilnya, sebanyak 8 orang anak jalanan pengamen dari kawasan Taman Bungan dan belasan orang dari kos-kosan diamankan karena tidak memiliki identitas diri, Sabtu Pagi (27/5).

Baca Juga:

“Melakukan razia ini sesuai dengan Perda Nomor 9 Tahun 1992 tentang wajib bersih lingkungan, keindahan dan ketertiban lingkungan umum. namuni yang di lakukan saat ini ketertiban umum dalam rangka bulan suci Ramadhan yang mana umat muslim lagi melaksanakan ibadah puasa. Razia ini terbagi dua tim, satu untuk kos-kosan dan satu untuk mengamankan anak punk,pengamen, pengemis. Adapun dalam razia anak punk yang di amankan terdiri dari 2 perempuan dan 6 laki-laki,” terang Kepala Satpol PP, Robert Samosir melalui Kepala Bidang Trantibum, Abidin Damanik SH didampingi Kasi OPS Arpin Sinaga.

Lanjut kata Abidin Damanik, bagi orang yang berhasil diamankan, sudah dibina dan wajib menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulai perbuatanya lagi. Kemudian, mereka dilepas sesudah ada orang yang bertanggung jawab datang untuk menjemput. “Kita membuat pembinaan kepada mereka dan kita sarankan supaya kembali kepada orang tua masing-masing. Hasil pemeriksanaan yang kita lakukan, anak-anak punk ini umumnya lari dari rumah karena berbagai masalah. Ada yang anak yatim-piatu dan juga ada yang orang tuannya sudah bercerai sehingga tidak ada yang memperhatikannya lagi,” jelasnya.

Sementara itu saat razia kos-kosan disisir sebanyak 6 tempat, antara lain di Jalan Kasat milik Hasan Nasution dan milik M Taufik Harahap. Kemudian, Jalan Surya milik Sri Ningsi, Jalan Dahlian milik Rubin Center Ginting, Jalan Malaku milik Bomer Manurung, Jalan Sitalasari Blok E milik Sukardi Purba. “Dari kos-kosan terdapat yang diamankan 7 orang dari kosan miliki Sukardi Purba. 5 orang laki-laki dan 2 orang perempuan. Sedangkan dari kosan Jalan Maluku diamankan 4 orang perempuan dan 1 orang laki-laki. Di kos-kosan ini juga di temukan ada satu kamar ditinggali 4 orang terdiri 2 laki-laki dan dua perempuan,” ucapnya.

Selain itu petugas juga menyeser tempat-tempat hiburan malam seperti cafe-cafe di Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, serta dan lulur Anggi di Jalan Patuan Anggi, yang tak jauh dari SMAN 2 Kota Pematangsiantar.

Dalam razia di 2 lokasi Tanjung Pinggir, terdapat 1 orang wanita diamankan di Cafe Hantu serta 3 orang wanita dari Cafe Impian.

Ketika Satpol PP melakukan operasi pekat di cafe-cafe yang bertaburan di Tanjung Pinggir terlihat sudah pada tutup, atau para pemilik cafe sudah pada tahu kalau operasi pekat akan turun malam ini.

Sedangkan dari Cafe Anggi diamankan 1 orang wanita. Dan kelima wanita tersebut dibawa ke markas Satpol PP Pematangsiantar karena tidak membawa identitas pengenalnya seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Sementara itu Abidin Damanik selaku Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Pematangsiantar yang memimpin operasi pekat tersebut mengatakan bahwa pelaksanaan operasi ini dilakukan dalam rangka ketertiban masyarakat di bulan suci Ramadhan, sesuai dengan Perda Nomor 9 Tahun 1992 tentang wajib bersih lingkungan, keindahan dan ketertiban lingkungan umum.

Lima wanita yang dibawa ke kantor Satpol PP karena tidak membawa dan memiliki KTP. Dan akan kita bimbing dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulanginya kembali serta selalu membawa identitas dirinya. Seperti KTP, jika masih dalam pengurusan KTP, bisa membawa resinya sebagai bukti telah mengurus KTP,” ujar Abidin.

Selain itu operasi pekat, para petugas Satpol PP juga menghimbau kepada para pengusaha agar tempat-tempat hiburan malam untuk menutup usahanya paling lama pukul 23.00 WIB selama bulan suci Ramadhan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Plh Walikota Pematangsiantar. (LP)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Silaturahmi CEO Sumut24 Group dengan Pimpinan Prima TPK dan BNCT, Apresiasi Layanan Container Berbasis Digital
Warga Dairi Keluhkan Jalan Nyaris Putus, Kajiman Sihotang Minta Perhatian Pemerintah.
Ketum PB Pendawa Indonesia Jalin Sinergi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Sumut
Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat
KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
PROLETAR SURATI KAPOLRESTABES MEDAN, KAPOLDASU HINGGA KAPOLRI: PERTANYAKAN LAMBANNYA PENANGANAN LAPORAN
komentar
beritaTerbaru