Wawako Suryadi Nurdal Lantik 3 Pejabat Eselon II
Wawako Suryadi Nurdal Lantik 3 Pejabat Eselon II
kota
Medan – Sumut24.co Wali Kota Medan Bobby Nasution mengingatkan seluruh camat dan lurah untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan benar dan sebaik-baiknya. Di samping itu, aparatur Pemko Medan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat ini bertanggungjawab terhadap wilayahnya masing-masing.
Baca Juga:
“Yang penting lagi jangan melanggar peraturan yang berlaku, khususnya menyangkut hal-hal yang terkait dengan masalah korupsi. Apakah itu terkait gratifikasi maupun suap dan sebagainya,†kata Bobby Nasution diwakili Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman saat memimpin Rapat Koordinasi Pembinaan Camat dan Lurah di Ruang Rapat III Balai Kota Medan, Selasa (15/11).
Selain itu, tegas Sekda, Wali Kota juga minta kepada camat dan lurah untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Dalam memberikan pelayanan tersebut, Wiriya mengingatkan agar seluruh camat dan lurah tidak mengharapkan imbalan dari pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
“Saya ingatkan kepada seluruh camat dan lurah agar tidak melakukan pengutipan liar (pungli) atau pun mengharapkan imbalan dari masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Ingat, camat dan lurah merupakan pusat pelayanan terdepan Pemko Medan,†imbaunya didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan HM Sofyan, Kepala Inspektur Kota Medan Sulaiman Harahap serta Kabag Tata Pemerintahan Andi Mario.
Baik atau tidaknya pelayanan Pemko Medan kepada masyarakat, tegas Wiriya, tercermin dari pelayanan camat dan lurah. Sebab, ungkapnya, camat dan lurah merupakan ujung tombak Pemko Medan yang paling dekat dengan masyarakat. “Untuk itu, kami harap camat dan lurah selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat karena itu merupakan tugas yang harus kita jalankan,†harapnya.
Di samping itu, rapat juga berkembang membahas mengenai kinerja para camat dan lurah, termasuk menyangkut masalah kebersihan. Ditegaskan Wiriya, tidak ada alasan Kota Medan tidak bersih. Sebab, camat dan lurah memiliki tenaga baik pasukan Melati dan Bestari, serta didukung peralatan kebersihan.
“Camat dan lurah juga memiliki Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU). Setiap kecamatan memiliki 10 orang P3SU dan kelurahan memiliki 5 orang P3SU. Ditambah lagi dengan kepala lingkungan (kepling). Mereka semua digaji dengan Upah Minimum Kota (UMK). Jadi mereka harus bekerja 8 jam sehari. Jika dilaksanakan dengan baik, maka tak mungkin Kota Medan tidak bersih dan masih tergenang air,†tegasnya.(rel)
Wawako Suryadi Nurdal Lantik 3 Pejabat Eselon II
kota
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
kota
Bupati Solok Terima Silaturahmi Forum Ketua KAN Kabupaten Solok
kota
Bangunan Cafe Ilegal di Jalan Bambu Medan Timur Jadi Simbol Kebocoran PAD, Camat Sudah Layangkan Surat Tapi Pemilik Membandel
kota
Aman! Tim Jibom Den Gegana Back Up Polres Padangsidimpuan Dispose Granat Militer di Batunadua
kota
sumut24.co ASAHAN, Dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Asahan menggelar kegiatan doa bersama dan pemberian s
News
sumut24.co ASAHAN, Polres Asahan menggelar kegiatan Apel Satkamling dan Penyerahan Piala Satkamling Polres Asahan Polda Sumatera Utara, ber
News
Tapsel sumut24.co PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, resmi mengajukan hak jawab kepada redaksi sumut24.co meny
kota
Pemko Pematangsiantar kembali menggelar Gerakan Pangan Murah
kota
Launching dan Pendistribusian Buku &lsquoSejarah Perjuangan Masyarakat Kota Pematangsiantar
kota