MEDAN|SUMUT24
Setelah sebelumnya Detasemen Polisi Militer Markas Besar (Den POM Mabes) TNI AU melakukan pemeriksaan terhadap korban penganiayaan oknum Paskhas, kini giliran Polisi Militer (POM) Lanud Soewondo turun ke Yayasan Amal Soleh yang berada di Jalan Cempaka, Medan Polonia memeriksa para korban.
Baca Juga:
Para korban dikumpulkan di lantai dua. Di sana, ada dua orang penyidik POM yang mengenakan pakaian sipil. Tiap korban diminta menunjukkan KTP sebelum di BAP.
Dalam kesempatan itu, terlihat pula seorang wanita paruh baya diketahui bernama Mukini ikut dimintai keterangannya.
Wanita berhijab itu adalah orangtua dari Rahmat Suryadi, pria yang disiksa di hadapan Komandan Lanud Soewondo, Kolonel Ariefin.
“Kami ikut disuruh datang juga. Katanya sih mau diperiksa,” ungkap Mukini bersama anaknya
Namun, lanjut Mukini, pemeriksaan terhadap dirinya ditunda. Sebab, kata Mukini, pemeriksaan POM TNI AU Lanud Soewondo terfokus pada mereka yang sempat dirawat di rumah sakit.
“Kami enggak jadi diperiksa sepertinya. Tadi mereka (POM TNI AU) bilang, katanya tunda dulu,” ungkap Mukini.(R02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News