Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Serdang Bedagai-Sumut24
Baca Juga:
Personil gabungan dari jajaran Polres Sergai, TNI dan Satpol PP Sergai kembali melakukan pembongkaran terhadap puluhan pondok pondok tertutup yang diduga sering dijadikan sebagai tempat mesum yang berada di areal objek wisata Pantai Cermin, sabtu (6/8).
Kali ini personil gabungan membongkar pondok pondok tertutup di tiga lokasi berbeda yakni Pantai Mutiara 88, Pantai Gudang Garam dan Pantai Wong rame yang terletak di Dusun III Desa Kotapari Kecamatan Pantai Cermin.
Turut dalam pelaksanaan pembongkaran tersebut, Pegawai dari Dinas Pariwisata Sergai, Kepala Kantor Perizinan Sergai, mewakili MUI Sergai, Camat Pantai Cermin dan Tokoh masyarakat se-Kecamatan Pantai Cermin.
Pantauan dilokasi, tampak personil gabungan yang mendapat perintah untuk melakukan pembongkaran sempat mendapatkan perlawanan dari beberapa warga yang mengaku sebagai pemilik pondok pondok tersebut. Salah satunya Inun Boru Tarigan (40) pemilik pondok di objek wisata Gudang Garam.
Inun mengaku sangat kecewa dengan tim gabungan yang membongkar paksa beberapa pondok miliknya dilokasi pantai Gudang Garam, bahkan Inun juga melontarkan kata kata kasar kepada petugas yang dinilai pilih kasih dalam pembongkaran tersebut.
“Jangan punyaku aja yang kalian bongkar, coba kalian bongkar hotel wong rame itu apa kalian berani, hotel wong rame itu banyak menyediakan onces onces kalian bongkarlahâ€ucap Inun sambil menunjuk lokasi hotel wong rame kepada petugas.
Inun Br Tarigan juga mengaku bahwa dirinya setiap bulan selalu membayar retribusi kepada oknum oknum yang mengaku sebagai petugas, namun dirinya tidak tau pasti dari mana petugas tersebut. Bahkan tak jarang oknum oknum tersebut juga mengutang kepada dirinya. Selain itu oknum yang mengaku petugas juga sering membawa onces onces (anak ABG) ke pondoknya.
Sementara itu, Camat Kecamatan Pantai Cermin Gunawan Hasibuan yang ikut dalam aksi pembongkaran tersebut mengatakan, pembongkaran itu merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama antara pemilik pondok dengan tokoh tokoh masyarakat untuk dilakukan pembongkaran terhadap pondok pondok yang diduga kerap dijadikan tempat mesum tersebut.
“Sebelumnya sudah kita peringati agar pondok pondok tersebut dipergunakan sebaik baiknya untuk wisatawan yang ingin berkunjung kepantai bukan untuk lokasi tempat mesum†ucapnya.
Menurut Camat, Pembongkaran ini juga terpaksa dilakukan karena pihaknya terus mendapat informasi dari warga yang mengatakan bahwa dilokasi tersebut kerap dijadikan ajang tempat berkumpulnya anak anak ABG bercinta. Sehingga pihak kita meminta kepada pihak Pemerintah untuk melakukan pembongkaran tersebut.(Bdi)
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Bank Sumut Gandeng Tiga LPKSO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi DPD FKN Sumut dan SAS Center, Dukung Dua Agenda Akbar di Medan
kota
Buka Muswil III SAPMA PP Sumut, Ijeck Tegaskan Kader Harus Jauhi Narkoba, Firmansyah Kembali Terpilih
News
Sutrisno Pangaribuan Nilai Bobby Nasution Melecehkan DPRD Sumut karena Tinggalkan Rapat Paripurna
kota
Polsek Medan Area Tangkap Sekuriti Rampas HP Wanita Lansia saat Duduk di Kursi Roda
kota
3 Korban Tewas Ledakan Grand Polonia Teridentifikasi
kota
sumut24.co MedanWanita Karo Indonesia (WKI) berkolaborasi dengan Kaukus Perempuan Parlemen RI menggelar Seminar Dialog Interaktif di Kanto
Umum
Monthly Upgrade Academy Perkuat Pemahaman Sejarah dan Nilai Luhur UNPAB sebagai Fondasi Kemajuan Institusi
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyerahkan hadiah kepada lima wajib pajak asal Kota Tanjung
News