Kamis, 03 September 2026

Dengari Musik Sambil Senyum-Senyum Supir Avanza Kaget Diseret "Ular Besi"

Administrator - Jumat, 15 Januari 2016 09:52 WIB
Dengari Musik Sambil Senyum-Senyum Supir Avanza Kaget Diseret

MEDAN | SUMUT24 Akibat supir menggunakan headset saat mengendarai mobil, membuat tiga penumpang mobil Toyota avanza BK 198 CW kritis dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik, pasalnya supir mobil tersebut tidak mendengar suara klakson kereta api (ular besi) saat melintas di jalur kereta api. Akibatnya mobil tersebut seketika disambar dan terseret beberapa kilometer dari badan jalan, Kamis (14/1).

Baca Juga:

Informasi yang dihimpun wartawan dilokasi kejadian di jalan Stasiun Tani Asli Kecamatan Medan Sunggal, bahwa minibus Avanza ini dikendarai oleh Ujang (53) warga Jalan Tanjung Sari Komplek Kejaksaan. Saat itu ujang membawa istrinya Suheni (56), anaknya Amar (13) dan rekan kerjanya Ani (56).

Saat itu ujang tanpak santai mengendarai kenderaannya. Dengan menempelkan dua buah headset ditelinganya, ujang terlihat asik mendengarkan beberapa lagu, namun saat berada di perlintasan rel kereta api, tiba-tiba palang pintu rel kereta api turun, namun Ujang tidak menyadari.

Sambil menggeleng-gelengkan kepala, Ujang masih terlihat menikmati alunan musik dari handphonenya, padahal tiga penumpang yang dibawanya sudah teriak dan khawatir bahwa kereta api sudah dekat dan melaju dengan kecepatan tinggi kearah mobil tersebut.

Klakson dengan suara keras juga sudah dibunyikan masinis kereta api tersebut, agar supir mobil Avanza ini cepat menghindar dari perlintasan kereta api, namun Ujang tetap juga tidak mendengarnya. Alhasil seketika ujang dikagetkan dengan goncangan keras yang terjadi didalam mobilnya. Dirinyapun melihat bahwa ada kepala “ular besi” yang sudah menempel dimobilnya.

Mendapati kejadian tersebut, Ujang hanya bisa pasrah, dan akhirnya “ular besi” ini berhenti setelah menyeret mobilnya sejauh 20 meter.

Sementara para warga dan pengendara yang berada dilokasi kejadian, langsung berupaya menolong para penumpang mobil naas tersebut, dan berhasil mengeluarkan para penumpang tersebut dan membawa tiga penumpang yang kritis ke rumah sakit TB. Simatupang. Karena kondisi ketiganya memburuk lantas para korban ini dibawa ke Rumah Sakit Adam Malik.

“Kondisi Amar yang parah mengalami luka berat, wajahnya lebam, matanya Biru dan kedua kakinya tidak bisa digerakan,” ujar warga sekitar.

Warga juga membenarkan bahwa, Ujang memang memakai headset saat mengendarai mobilnya. “Pas kami buka pintunya bang, bapak itu mengunakan headset kemungkinan dia tidak mendengar suara Klakson Kerata Api, dan kami sudah bilang pak, awassss ada kereta api, Namun bapak itu tidak menghiraukan teriakan kami bang,” ucap Lendi salah satu saksi mata yang melihat kejadian tersebut.

Pantauan SUMUT24, mobil yang dikendarai Ujang mengalami rusak parah yang akhirnya terpaksa digandeng/tarik dengan mobil Box yang berplat Polisi BK 9125 BI. Akibat kejadian tersebut sempat membuat jalan mengalami kemacetan panjang, dikarenakan orang berkerumun ingin menyaksikan peristiwa naas tersebut. (RC)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rumah Dieksekusi di Wek V Padangsidimpuan Selatan, Keluarga Termohon Soroti Hak Rp463 Juta Sisa Uang Lelang: “Kembalikan Hak Kami”
Sabu 4,37 Gram Disita, Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Tangkap Perempuan 39 Tahun
LOI  SDS TPI Medan - SKKB Selangor Segera Diteken, H. Ikrom: Ini Momentum Memperkuat Persahabatan Pendidikan Indonesia-Malaysia
Perjuangan Eks Presma UNHAM Muhammad Isa Lahirkan Dua Sarjana Berprestasi USU
Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Gerak Cepat, Salurkan Bantuan Pasca Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo
komentar
beritaTerbaru