Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
MEDAN | SUMUT24 Tidak ingin, wilayah hukumnya menjadi sasaran aksi begal yang membuat keresahan dimasyarakat, Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto membentuk tim khusus (timsus) personil dijajarannya untuk memberikan tindakan terarah dan terukur terhadap pelaku begal.
Baca Juga:
“Sesuai atensi yang diamanah pimpinan, saya memerintahkan untuk memberikan penindakan terukur dan terarah terhadap pelaku begal,” kata Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Senin (25/7) kepada personil tim gabungan anti begal Polresta Medan.
Dalam pelaksanaannya, Mardiaz menjelaskan, Polresta Medan sedikitnya mengerahkan 202 personil untuk menyikat dan menumpas para pelaku aksi begal.
“Dari 202 personil tim gabungan Polresta Medan dikerahkan, sebanyak 28 titik ditiap wilkum Polsek di Jajaran Polresta Medan, akan didirkan posko.
“Selain 202 personil, wilkum ditiap Polsek akan didirikan 28 posko anti begal. Gunanya untuk melakukan pola prefentip terhadap aksi begal. Jika dibutuhkan personi, kita akan meminta tambahan personil,” ujarnya.
Untuk pelaksanaannya, Mardiaz mengatakan, pola yang dilakukan untuk menyikat dan mengantisipasi aksi begal, dengan merobah siang menjadi malam.
“Siang akan dijadikan malam. Pola ini yang kita terapkan. Karena, pelaku begal sudah bermain dimalam hari. Untuk petugas, akan kita bagi, ada yang berpakaian dinas polisi dan ada melakukan penyamaran (under cover),” ujar Mardiaz.
Sambung orang nomor satu di Polresta Medan, Mardiaz Kusin Dwihananto juga berharap, saat menjalankan tugas, jangan ada mencari kesempatan. Berikan kenyamanan kepada masyarakat baik saat pagi, siang dan malam hari.
“Berikan kepercayaan kepada masyarakat dengan memberikan rasa aman di pagi hari, siang dan malam hari. Sehingga, dengan keberadaan timsus anti begal, juga diketahui para pelaku begal.
Lebih jauh Mardiaz mengungkapkan, dalam kasus begal, memang belum semua kasus yang terselesaikan. Untuk mendapatkan hasil, petugas timsus jangan menggunakan teori balon. Begal dicegah di wilkum medan, tetapi beralih di daerah belawan,” ungkapnya.
Pastinya sambung Mardiaz, DPRD Medan dalam hal ini sudah memberikan sinyalemen dan dukungan untuk menindak tegas para pelaku begal.
“Kita berharap, dengan menjalankan pola ini, seluruh personil di Polsek-polsek dan Polresta Medan bisa memenej hutang-hutang kasus lain selain begal, dapat terselesaikan degan mengungkap kasus-kasus yang menjadi target oprasi,” pungkasnya.(W02)
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Bank Sumut Gandeng Tiga LPKSO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi DPD FKN Sumut dan SAS Center, Dukung Dua Agenda Akbar di Medan
kota
Buka Muswil III SAPMA PP Sumut, Ijeck Tegaskan Kader Harus Jauhi Narkoba, Firmansyah Kembali Terpilih
News
Sutrisno Pangaribuan Nilai Bobby Nasution Melecehkan DPRD Sumut karena Tinggalkan Rapat Paripurna
kota
Polsek Medan Area Tangkap Sekuriti Rampas HP Wanita Lansia saat Duduk di Kursi Roda
kota
3 Korban Tewas Ledakan Grand Polonia Teridentifikasi
kota
sumut24.co MedanWanita Karo Indonesia (WKI) berkolaborasi dengan Kaukus Perempuan Parlemen RI menggelar Seminar Dialog Interaktif di Kanto
Umum
Monthly Upgrade Academy Perkuat Pemahaman Sejarah dan Nilai Luhur UNPAB sebagai Fondasi Kemajuan Institusi
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyerahkan hadiah kepada lima wajib pajak asal Kota Tanjung
News