Resmi Dikukuhkan, Ini Pesan Hendra Syahputra Pimpin Forwaka Tebing Tinggi : Pers Harus Terpercaya
sumut24.co TEBING TINGGI, Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Kota Tebing Tinggi resmi dikukuhkan untuk masa bakti 20262028 di Gedung Saw
News
MEDAN | SUMUT24 Tidak ingin, wilayah hukumnya menjadi sasaran aksi begal yang membuat keresahan dimasyarakat, Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto membentuk tim khusus (timsus) personil dijajarannya untuk memberikan tindakan terarah dan terukur terhadap pelaku begal.
Baca Juga:
“Sesuai atensi yang diamanah pimpinan, saya memerintahkan untuk memberikan penindakan terukur dan terarah terhadap pelaku begal,” kata Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Senin (25/7) kepada personil tim gabungan anti begal Polresta Medan.
Dalam pelaksanaannya, Mardiaz menjelaskan, Polresta Medan sedikitnya mengerahkan 202 personil untuk menyikat dan menumpas para pelaku aksi begal.
“Dari 202 personil tim gabungan Polresta Medan dikerahkan, sebanyak 28 titik ditiap wilkum Polsek di Jajaran Polresta Medan, akan didirkan posko.
“Selain 202 personil, wilkum ditiap Polsek akan didirikan 28 posko anti begal. Gunanya untuk melakukan pola prefentip terhadap aksi begal. Jika dibutuhkan personi, kita akan meminta tambahan personil,” ujarnya.
Untuk pelaksanaannya, Mardiaz mengatakan, pola yang dilakukan untuk menyikat dan mengantisipasi aksi begal, dengan merobah siang menjadi malam.
“Siang akan dijadikan malam. Pola ini yang kita terapkan. Karena, pelaku begal sudah bermain dimalam hari. Untuk petugas, akan kita bagi, ada yang berpakaian dinas polisi dan ada melakukan penyamaran (under cover),” ujar Mardiaz.
Sambung orang nomor satu di Polresta Medan, Mardiaz Kusin Dwihananto juga berharap, saat menjalankan tugas, jangan ada mencari kesempatan. Berikan kenyamanan kepada masyarakat baik saat pagi, siang dan malam hari.
“Berikan kepercayaan kepada masyarakat dengan memberikan rasa aman di pagi hari, siang dan malam hari. Sehingga, dengan keberadaan timsus anti begal, juga diketahui para pelaku begal.
Lebih jauh Mardiaz mengungkapkan, dalam kasus begal, memang belum semua kasus yang terselesaikan. Untuk mendapatkan hasil, petugas timsus jangan menggunakan teori balon. Begal dicegah di wilkum medan, tetapi beralih di daerah belawan,” ungkapnya.
Pastinya sambung Mardiaz, DPRD Medan dalam hal ini sudah memberikan sinyalemen dan dukungan untuk menindak tegas para pelaku begal.
“Kita berharap, dengan menjalankan pola ini, seluruh personil di Polsek-polsek dan Polresta Medan bisa memenej hutang-hutang kasus lain selain begal, dapat terselesaikan degan mengungkap kasus-kasus yang menjadi target oprasi,” pungkasnya.(W02)
sumut24.co TEBING TINGGI, Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Kota Tebing Tinggi resmi dikukuhkan untuk masa bakti 20262028 di Gedung Saw
News
Wali Kota menyambut audiensi dan silaturahmi BPD HIPMI Sumut, di ruang kerja wali kota
News
Wali Kota membuka Musyawarah Nasional XV UNIO Indonesia, yang digelar di CCPPU KAM
News
Pemko Pematangsiantar Perkuat Tata Kelola Penanggulangan Bencana
News
Wali Kota diwakili Sekda menyambut kehadiran rombongan Kanwil Ditjenpas Sumut
News
Berani Nyimpan Narkoba Dibekuk Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
News
OTT ATR/BPN Makin Disorot, Azmi Hadly Desak KPK Bongkar Tuntas Jangan Ada yang Kebal Diperiksa
News
Peringati Maulid Nabi 1448 H, Polresta Deli Serdang Perkuat Keimanan dan Keteladanan Personel
News
sumut24.co ASAHAN, Ketegangan memuncak di lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT BSP, Jalan Protokol Sukadamai, Kabupaten Asahan. Posko milik
News
Medan sumut24.coUnit Reskrim Polsek Medan Kota berhasil menangkap dua orang residivis yang berniat menggasak sepeda motor milik warga di Ja
Hukum