Resmi Dikukuhkan, Ini Pesan Hendra Syahputra Pimpin Forwaka Tebing Tinggi : Pers Harus Terpercaya
sumut24.co TEBING TINGGI, Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Kota Tebing Tinggi resmi dikukuhkan untuk masa bakti 20262028 di Gedung Saw
News
MEDAN | SUMUT24 Bayi yang lahir dari rahim seorang wanita yang kurang waras di Halte TPU Jalan Gajah Mada Medan, oleh pihak Rumah Sakit Bayangkara, dikabarkan akan diserahkan ke Dinas Sosial Medan.
Baca Juga:
“Hari ini, Rabu (13/7) Dinsos masih menunggu kabar dari pihak RS yang melakukan perawatan bayi. Tapi, hingga sekarang, kami belum ada mendapat kabar,” kata Kepala Dinas Sosial Armansyah Lubis kepada SUMUT24.
Sementara, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto yang ditanya terkait kabar keberadaan bayi itu mengatakan, bayi tersebut akan menjadi anak negara, jika tidak famili yang mengakuinya. “Tentunya menjadi anak negara ketika tidak ada famili yang mengakuinya,” ujar Kapolresta Medan.
Sebelumnya Halte yang berada di TPU Jalan Gajah Mada Medan mendadak jadi ramai. Pengguna jalan dihebohkan dengan seorang wanita yang kurang waras melahirkan di halte TPU tersebut. Wanita itu tiba-tiba berteriak minta tolong karena hendak melahirkan, Senin (11/7) sore.
Mulanya warga acuh dengar teriakan itu, tapi setelah wanita itu melahirkan, warga langsung menyelamatkan bayi itu. Warga lainnya lalu menghubungi polisi. Setelah polisi datang, bayi mungil itu langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan.
“Dia manggil-manggil minta tolong. Pertama kami gak ada yang peduli karena dia sering kek gitu, sering gangguin orang-orang, makanya kami gak ada yang peduli, rupaya tiba-tiba kawan liat ada bayi yang dilahirkannya, jadi kami mendekat udah ada bayi yang masih berdarah terletak di lantai itu,†ungkap salah satu saksi.
Dijelaskannya, bayi tersebut di balut dengan handuk dan dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna mendapatkan perawatan oleh Petugas Polwan Polsek Medan Baru.
Sementara Wanita kurang waras ini dikenal kerap berbuat onar. Tiap kali mengamuk, wanita yang memiliki rajahan tatto di tubuhnya ini kerap merusak mobil warga.
“Kalau sudah marah-marah sendiri, dia mau melempari warga pakai batu. Selama ini, sudah banyak mobil rusak gara-gara dia,” kata saksi mata M Khadafi, Senin (11/7) sore.
Ia mengatakan, selain melempari mobil dengan batu, warga juga kerap disiram pasir. Karena ulah wanita tersebut, warga pun banyak yang ketakutan. “Kami pun heran kok tiba-tiba dia melahirkan di halte. Selama ini memang sering terlihat mondar-mandir di sini,” katanya.
Dari pantauan , usai melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan, wanita tersebut duduk di pinggir jalan. Ia hanya mengenakan handuk seadanya pemberian warga. Tampak handuk yang dikenakan berlumuran darah. Bahkan, sekujur kaki wanita tersebut masih menempel gumpalan-gumpalan seperti plasenta. (W02)
sumut24.co TEBING TINGGI, Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Kota Tebing Tinggi resmi dikukuhkan untuk masa bakti 20262028 di Gedung Saw
News
Wali Kota menyambut audiensi dan silaturahmi BPD HIPMI Sumut, di ruang kerja wali kota
News
Wali Kota membuka Musyawarah Nasional XV UNIO Indonesia, yang digelar di CCPPU KAM
News
Pemko Pematangsiantar Perkuat Tata Kelola Penanggulangan Bencana
News
Wali Kota diwakili Sekda menyambut kehadiran rombongan Kanwil Ditjenpas Sumut
News
Berani Nyimpan Narkoba Dibekuk Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
News
OTT ATR/BPN Makin Disorot, Azmi Hadly Desak KPK Bongkar Tuntas Jangan Ada yang Kebal Diperiksa
News
Peringati Maulid Nabi 1448 H, Polresta Deli Serdang Perkuat Keimanan dan Keteladanan Personel
News
sumut24.co ASAHAN, Ketegangan memuncak di lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT BSP, Jalan Protokol Sukadamai, Kabupaten Asahan. Posko milik
News
Medan sumut24.coUnit Reskrim Polsek Medan Kota berhasil menangkap dua orang residivis yang berniat menggasak sepeda motor milik warga di Ja
Hukum