Senin, 06 April 2026

Aktifitas Warga Terganggu Gegara Pemerintah Setempat Diduga Abaikan Kondisi Jembatan di Desa Kelambir V Kampung Rusak Berat

Administrator - Senin, 28 Desember 2020 06:35 WIB
Aktifitas Warga Terganggu Gegara Pemerintah Setempat Diduga Abaikan Kondisi Jembatan di Desa Kelambir V Kampung Rusak Berat

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Warga di Desa Klambir V Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara sejak beberapa hari terakhir merasa resah dan khawatir.

Pasalnya, sebuah jembatan gantung penghubung dua desa tersebut kodisinya mengalami rusak berat dan hingga kini belum ada upaya perbaikan dari pemerintahan setempat.

Dari amatan wartawan, Senin (28/12/2020), akibat rusaknya jembatan itu membuat mobilitas warga terganggu. Warga yang tadinya dapat dengan cepat untuk pergi ke desa lainnya, kini harus memutar arahan lebih jauh lagi.

Sementara warga sekitar mengatakan, jembatan itu sudah tak layak lagi dan dikhawatirkan akan memakan korban jika dilintasi.

“Baru baru ini ada beberapa kali warga pelintas nyaris terperosok jatuh itu karena kondisi fisik jembatan banyak yang rapuh dan usang seperti mau roboh, batu-batu cor sudah pecah Dan terputus, begitu juga dengan lantainya yang berbahan kayu posisinya pun sudah miring. Pokoknya ngeri ngeri sedaplah jika dilewati,” ujar warga.

Kendati kondisinya rusak, tetap ada saja warga yang memaksa untuk melintas, namun akhirnya terpaksa mengurungkan niat dan memutar jalan yang lebih jauh lagi. Namun begitupun tetap ada juga warga yang nekat dengan mempertaruhkan keselamatan jiwanya.

Kepala Desa Klambir V Kampung saat dikonfirmasikan via Wasthapp, Minggu (27/12/2020) kemarin mengatakan, kemarin sudah di tutup dan sebagian warga membuka nya kembali, kalau di tutup anak sekolah jauh memutar, terpaksa dari titi merah atau titi baru.

Disinggung soal realisasi perbaikannya, ia menyatakan akan diusahakan secepatnya. “Insyaa Allah kami usahakan secepat nya dan mudah mudahan awal tahun ini bisa ter realisasi,” janjinya.

Disisi lain, banyak warga yang menyayangkan sikap pemerintah desa yang kurang tegas untuk menutup jembatan yang nyaris putus tersebut.

Untuk diketahui, jembatan dimaksud adalah sarana yg sangat vital sebagai akses penghubung dan kelancaran roda perekonomian masyarakat di dua desa tersebut.

Jembatan itu selama ini sebagai pendukung utama bagi warga yang ingin mengirim hasil pertaniannya untuk dipasarkan keluar daerahnya, begitu sebaliknya warga desa lain yang akan memasarkan komoditas barang niaganya kepada warga desa lainnya.

Karena itu, masyarakat mengharapkan pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk segera memperbaiki jembatan tersebut bila perlu menggantinya dengan yang lebih besar dan permanen lagi, demi keselamatan dan kemaslahatan orang banyak.(ril)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
PROLETAR SURATI KAPOLRESTABES MEDAN, KAPOLDASU HINGGA KAPOLRI: PERTANYAKAN LAMBANNYA PENANGANAN LAPORAN
KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Ketua RANZ Medan Bantah Pemko Lamban Tangani Sampah, Ibrahim : Program PSEL Sudah Berjalan
komentar
beritaTerbaru