MEDAN I SUMUT24.co
Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sumatera Utara menginstruksikan MPC Pemuda Pancasila Kab/Kota sampai tingkat basis agar mendukung dan memenangkan pasangan yang diusung Pemuda Pancasila untuk Pilkada Kabupaten/Kota se Sumut pada 9 Desember 2020, tegas Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sumatera Utara Kodrat Shah didamping Sekretaris M Ali Madhi kepada Wartawan, Senin (7/12). Menurut Kodrat dalam Pilkada se Sumut ada 20 pasangan calon walikota-wakil walikota dan Bupati-Wakil Bupati yang diusung Pemuda Pancasila yakni, untuk Pilkada Medan Bobby Nasution-Aulia Rahman nomor 2, Binjai, Lisa Andriani-Sapta Bangun nomor 2, Kota Tanjung Balai HM Syahrial -H Waris (Salwa) nomor 3, Labuhan Batu, Andi Suhaimi Dhalimunthe-Faisal Amri (Asri) nomor 3, Labusel, Ediman-Ahmad Fadli nomor 2, Sergai Darma Wijaya-Adlin nomor 1, Asahan Surya-Taufik Zainal nomor 2, Labura Hendriyanto Sitorus-Syamsul Tanjung Nomor 4, Madina Jafar Suheri Nasution-Atika Azmi Utammi nomor 1, Karo Cory Sriwati Sebayang- Teopilus Ginting Nomor 5, Tapsel Dolly Putra Pasaribu-Rasyid Assaf Dongoran nomor 2, Samosir Rafidin Simbolon-Juang Sinaga nomor 3, Simalungun Radiapoh H Sinaga- Donny Waldi nomor 1, Pak-pak Bharat Franc Benhard-Mutsyuhito Solin nomor 1, Toba Darwin Siagian-Hulman Sitorus nomor 2, Nias Enanoi Dohare-Yulius Lase nomor 3, Nias Barat Khenoki Waruwu-Era-Era Hia Nomor 1, Sibolga Bahdin Nur Tanjung- Edi Polo nomor 2, Nias Utara Amizaro Waruwu-Yusman Zega nomor 2, Nias Selatan Hilarius Duha-Yulius Laden nomor 1, Gunung Sitoli Lakhomizaro-Sowa’a Laoli tunggal, jelasnya.
Baca Juga:
Lebihlanjut Kodrat, untuk itu diharapkan seluruh MPC Pemuda Pancasila diteruskan ke tingkat basis agar mengajar masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 9 Desember 2020, bekerjasama dengan TNI/Polri dalam mengawal proses dan tahapan pemilihan kepala daerah bersama-sama mewujudkan ketertiban dan keamanan di daerah masing masing, menjaga dan mengawal proses pemungutan dan perhitungan suara dengan memakai atribut pemuda pancasila, berperan aktif dan memberdayakan seluruh potensi yang ada untuk memenangkan pasangan yang diusung Pemuda pancasila seluruh kabupaten/kota yang melaksanakan pemilihan kepala daerah, ucapnya. Demikianlah intruksi ini diberikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik diucapkan terima kasih, bagi Kader yang tidak melaksanakan intruksi dengan baik akan diberikan sanksi berupa tindakan tegas dan pemecatan sebagai anggota pemuda pancasila, tegas Kodrat.(red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News