Dari Pekerja Untuk Sesama, HUT ke-27 Serikat Pekerja PLN Diisi Aksi Donor Darah
sumut24.co MEDAN, Manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara mendukung rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HU
kota
PADANG I SUMUT24.co Sesuai dengan arahan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, agar seluruh peserta Kafilah Sumut tampil dalam keadaan prima saat mengikuti pertandingan demi pertandingan pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVIII di Sumatera Barat (Sumbar), maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiapkan petugas kesehatan yang siap siaga 24 jam memberikan pelayanan kesehatan.
Baca Juga:
“Setiap hari itu, kafilah kita yang dari Sumut terus kita pantau kesehatanya. Sejak sampai di Kota Padang ada juga beberapa kafilah yang mengalami sakit ringan, seperti sakit tenggorokan, batuk, flu hingga diare. Kita pun mengambil langkah cepat dengan langsung melakukan pemeriksaan ke kamar para kafilah dan memberikan obat. Alhamdulillah, saat ini sudah kembali pada kondisi yang prima,” ujar Ade Fakhriani, salah satu dokter dari Dinkes Sumut, saat ditemui di pemondokan Kafilah Sumut, Hotel Ibis Padang Jalan Taman Siswa Kota Padang, Senin (16/11).
Menurut Ade, untuk mengantisipasi para peserta terpapar virus Covid-19, tim tenaga kesehatan dari Dinkes Sumut juga rutin memberikan vitamin kepada kafilah Sumut. Sehingga tubuhnya tetap bugar dan juga meningkatkan fungsi kekebalan tubuhnya.
“Kita juga berkordinasi dengan pihak panitia, agar peserta diberikan asupan makanan yang kaya akan gizi, seperti diberikan susu dan telur agar stamina mereka terjaga terus,” ungkap Ade.
Dihubungi via telepon, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan bahwa petugas kesehatan dari Sumut sengaja didatangkan (ditugaskan) ke Sumbar untuk melayani Kafilah Sumut yang merasa sakit selama mengikuti MTQ. Dengan harapan, Kafilah Sumut bisa tampil prima pada kegiatan MTQ. “Hal ini juga sesuai dengan arahan dan perintah Bapak Gubernur Sumut,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua II LPTQ Sumut Palit Muda Harahap juga melakukan pembatasan bagi Kafilah Sumut yang hendak keluar pemondokan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi Kafilah Sumut agar tidak terpapar Covid-19.
“Saat ini banyak yang harus kita jaga. Untuk itu sudah saya sampaikan kepada semua peserta kafilah dari Sumut, tidak boleh ada yang keluar dari hotel, baik peserta maupun pelatih pendamping, kecuali akan mengikuti lomba atau pun hal-hal yang penting,” ujarnya.
Lebih lanjut, Palit mengatakan penerapan protokol kesehatan juga diberlakukan secara ketat kepada para peserta, mulai dari mewajibkan penggunaan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan saat habis menyentuh fasilitas umum.
“Masker itu wajib mereka gunakan, bahkan saat sedang salat pun wajib pakai masker. Tidur pun kita atur, satu kamar itu hanya dua orang tidak boleh lebih dan tidurnya pun tidak boleh larut malam, agar menjaga stamina mereka,” jelasnya.(W03)
sumut24.co MEDAN, Manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara mendukung rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HU
kota
Kapolda Sumut Cek Kesiapsiagaan Personel, Kendaraan dan Peralatan Penanganan Karhutla
kota
Medan, sumut24.co Sebanyak 50 tas sekolah lengkap dengan perlengkapan alat tulis dibagikan kepada anakanak dalam kegiatan Aksi Berbagi dan
kota
Peringati HUT ke28, Borkat dan Pengurus DPD PAN Padang Sidimpuan Santuni dan Bantu Rakyat
Politik
Farid Wajdi Soroti Polemik Universal Gloves Temuan Ombudsman Jangan Berhenti di Kertas
kota
FITRA Sumut Ingatkan Bobby Nasution, Bangun Rumah Korban Bencana tak Otomatis Bisa Gunakan BTT
News
sumut24.co MedanAktivitas kegempaan melanda sejumlah kawasan di Sumatera Utara (Sumut) dalam kurun waktu 22 hingga 24 Agustus 2026. Balai
Info
Nias Selatan sumut24.co Satgas Karya Bakti TNI untuk Rakyat terus melanjutkan pembangunan jembatan beton di Desa Mehaga, Kecamatan Somamba
News
Medan sumut24.co Tim Opsnal Polsek Medan Kota Polrestabes Medan mengamankan seorang laki laki tersangka pelaku pencurian HP yang terjadi d
Hukum
Dua Sarang Narkoba Mangkubumi Digerebek 2 Pengedar, 7 Pemakai Diciduk
kota