Rabu, 10 Juni 2026

Bank Indonesia Tabur Benih Ikan Lele di Pesantren Mawaridussalam Deli Serdang

Administrator - Jumat, 13 November 2020 23:28 WIB
Bank Indonesia Tabur Benih  Ikan Lele  di Pesantren Mawaridussalam Deli Serdang

Deli Serdang I Sumut24.CO Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Utara melakukan Kick off Kegiatan Budidaya Perikanan Tambak dan Penyerahan Bantuan Program Sosial BI dalam rangka pelaksanaan program Kemandirian Ekonomi di Pesantren Mawaridussalam, Deli Serdang, Jumat sore (13/11/2020).

Baca Juga:

Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat pada sambutannya mengatakan, Program BI ini sebagai bentuk kepedulian BI dalam mengembangkan dan memberdayaan ekonomi masyarakat khususnya kepada pondok-pondok pesantren yang ada di Sumatera Utara.

Selain Kepala Perwakilan Wilayah BI Sumut Wiwiek Sisto Widayat, juga hadir Bupati Deli Serdang yang diwakili Kadis Perikanan dan Kelautan Syariifah Aulia, Pimpinan Pesantren Mawaridussalam Buya KH Sayyed Markum, Ibu Nurlela mewakili Kakankemenag DS, Canat Batangkuis. Abdullah, Kades Suwarno dan lainnya.

Masih dikatakan orang nomor satu di Bank Indonesia KPw Sumut Ini, Bank Indonesia datang ke pesantren ini guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat khususnya kalangan pesantren.

“BI ingin agar salah satu sistem ekonomi modern bisa diterapkan di pesantren baik bagi pengelola, guru maupun para santri, Kita mendorong agar pesatren sebagai salah satu ekonomi baru,” ujar Wiwiek.

Bank Indonesia sejak tahun 2015 ikut mengembangkan ekonomi syariah. Ada lebih 325 pesantren yang bernitra bersama BI,” ujar Wiwek.

Senentara itu, Syarifah Aulia: mewakili Bupati DS mengapresiasi apa yang sedang dilakukan Bank Indonesia Sumut di Pesantren Mawaridussalam Kabupaten Deli Serdang.

“Kehadiran pesantren bisa membantu generasi muda dalam pemberdayaan ekonomi khususnya di pesantren .Mulai dari Pimpiinan Pondok pesantren hingga kesemua santri agar dapat mensejahterakan pesantren. Atas inisisai yang sudah dilakukan Kantor Bi Perwakklan Sumut ini diharapkan nantinya mampu memperbaiki ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Syarifah, pembudidayaan ikan darat sangat potensial di kabupaten Deli Serdang.

Kedepan antara Pemkab DS dan BI akan terus tingkatkan kenitraan,.

Syarifah mengatakan, ikan mas atau, ikan nila atau beberapa jenjs ikan darat dari Deli Serdang ini terus dikirim ke Medan. Bahkan Ikan- ikan setelah dijual pedagang di Medan, pedagang ikan kembali mengirimnya ke Toba.

Saat ini, ujanya, Pemkab DS memiiki Balai Benih. Kita juga punya tenaga tehnisnya.

Sementara itu, Kepala Pondok Pesantren Mawaridussalam Buya KH Sayyed Markum menvatakan atas nama keluarga besar pesantren mengucapkan terimakasih dan salut buat Pak Wiwiek dan timnya dari Bank Indonesia.

Pesantren ini sudah berdiri ssjak tahun 2010 , sudah miliki santri sebanya 1818 orang, dan guru 192 orang dan belajar ilmu aganan selama 24 jam di pesantren.

“Gagasan yabg sudah dilakuan BI ini sebagai igagasan yang Buya tunggu-tunggu selama ini. Ilmu idan praktek budidaya pengenbangan ikan lele ini ssbagai upaya untuk menciptakan santri yang bisa berwiraswasta dan berwirausaha. Semoga apa yang sudah dibuat BI bersama Pak Wiwiek semakin sukses,” doa Buya.

Dipenghujung acara, Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut Wiwiek Sisto Widayat, Pimpinan Pesantren Mawarifussalam Buya KH Syayed Markum, Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten DS Syarifah Aulia, Perwakilan Kemenag DS, Camat Batangkuis, Kepala Desa, melakukan penaburan benih ikan lele di kolam buatan yang ada di kawasan belakang pesantren tersebut sekaligus penjelasan kepada para santri bagaimana agar berhasil beternak ikan lele dan menjadi penopang perekonomian para santri.(R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
DPRD Medan Apresiasi Kerja Keras Tim PLN Transmisi Pulihkan Listrik Sumut
BEI Perkuat Transparansi dan Keterbukaan Perusahaan Tercatat Melalui Public Expose Live 2026
Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison Kolaborasi dalam Meningkatkan Jaringan 5G di Indonesia serta Hadirkan Layanan Berbasis AI
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
HEBOH! Warga Kasmia Sidimpuan Baru Keluhkan Biaya Masuk Pipa PDAM Diduga Tembus Rp4 Juta, Ini Respons Tirtanadi
PDAM Tirtanadi Cabang Tapsel Tegaskan SOP Baru Sambungan Air: Warga Diimbau Daftar Resmi, Biaya Rp2 Jutaan
komentar
beritaTerbaru